» » Aher Temui Blogger Bahas PON dan Peparnas 2016


SJO BANDUNG -- Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) menjumpai puluhan blogger dan menjelaskan soal Pekan Olahraga Nasional (PON) dan Peparnas Jabar 2016.

Sekira 50 blogger yang berasal dari forum terbesar, Kompasiana, makan siang lalu berdiskusi terkait helatan olahraga terbesar di Indonesia tersebut.

Banyak ragam dijelaskan Jabar 1 terkait hajatan akbar itu. Dalam suasana santai, duduk bersila dikelilingi para blogger di dipan beralas tikar mendong sebuah restoran Sunda di Jl Trunojoyo, Aher menjelaskan detil.

Mulai dari bea PON dan Peparnas 2016 sebesar Rp3 triliun, alasan pembukaan tidak dilaksanakan di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, mengapa Jabar yang dipilih daripada Banten, dan banyak lagi.

"Paling penting dari pertemuan ini kami berharap kawan-kawan blogger bisa ikut gebyarkan. Sebab, PON dan Peparnas ini adalah hajat nasional, bukan hanya pesta Jawa Barat tetapi juga seluruh Indonesia," katanya di Bandung, Senin (7/12).

Bahkan, lanjut dia, blogger bisa mewartakan ke seluruh dunia karena nilai berita helatan ini sangat tinggi. Tidak ada kegiatan olahraga yang melibatkan cabang olahraga sebanyak PON (44 cabor) dengan 753 medali emas yang diikuti 8.585 atlet yang akan diliput 2.000 wartawan media massa.

"Apalagi blogger ini bagian dari media sosial yang efeknya hari ini sangat dahsyat. Untuk itulah kami sangat bersungguh-sungguh menyiapkan acara ini, termasuk membentuk kepanitian yang komplit," katanya.

Menurut Aher, ketika menjawab pertanyaan blogger Hilman soal kepanitiaan, dirinya menjadikan 15 bupati dan walikota sebagai Ketua Sub PB PON yakni penanggungjawab venue pada 15 kota dan kabupaten di Jabar.

Ceu meta, blogger lainnya bertanya bagaimana cara UKM turut berjualan di ajang nanti. Menurut Aher, hal tersebut sangat memungkinkan karena kegiatan ini terbuka bagi umum.

"Hanya nanti akan ada dewan kurator sehingga hanya UKM terpilih yang bisa berjualan pada venue resmi. Kualitas produk mereka akan diteliti dulu sehingga penyelenggaraan menjadi bagus. Yang tak lolos dewan kurator tetap bisa berjualan tapi di luar venue resmi," katanya.

Aher secara khusus juga meminta para blogger menjadi relawan khusus, di luar sekitar 10.000 relawan resmi eksisting. Tujuannya agar informasi bisa disampaikan lebih massif dan tidak terpaku kepada media massa mainstream semata.(*)

«
Posting Lebih Baru
»
Posting Lama

Tidak ada komentar: