» » » » » Tuntut Kenaikan Upah Layak 25% Massa Buruh Se Jawa Barat Kepung Gedung Negara Pakuan


SJO BANDUNG - Memasuki hari terakhir penetapan Upah Minimum di Jawa Barat, Ratusan buruh yang tergabung dalam Serikat Buruh Seluruh Indonesia 92 (SBSI 92), Serikat Pekerja Nasional (SPN) mengepung Rumah Dinas Gubernur Jawa Barat (Jabar) Pakuan di Jalan Otto Iskandardinata, Jum'at (20/11) siang. Polisi kemudian memasang kawat berduri di depan pintu gerbang utama Gedung Negara Pakuan.

Kaum buruh melontarkan kekecewaannya terhadap Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan yang enggan mendengarkan keluhan para buruh. Beberapa gelaran aksi serupa juga pernah dilakukan, namun tetap saja tidak ditanggapi.

"Kali ini adalah hari terakhir batas waktu gubernur jawa barat menetapkan atau mengeluarkan SK atau keputusan tentang upah minimum Jawa Barat. Namun terjadi permasalahan dengan dikeluarkannya PP No 78 tahun 2015 yang ditandatangani 24 Oktober kemarin" Ungkap Jajat Ketua Dpd SBSI 92 kepada Seputarjabar.com.

Para pendemo menganggap diamnya Gubernur sebagai tindakan tidak pro dan bertolak belakang dengan janji - janji semasa kampanye dulu.

"Gubernur Jawa Barat sekarang yang tidak biasa seperti tahun - tahun sebelumnya fleksibel dan bijaksana. Sekarang berbeda Gubernur Jawa Barat tidak mau menerima kita" Ujar Jajat kesal.

Para buruh juga mengancam akan bertahan dan menginap di Gedung Pakuan untuk menyerukan aspirasinya menuntut kenaikan Upah Layak minimal 500 ribu.

"Artinya tuntutan kita hari ini meminta kepada Gubernur jabar untuk menetapkan upah minimum sebesar 25%. Ada atau tidaknya jawaban kali ini, kita akan bertahan di kediaman rumah dinas pakuan" tutur Jajat.

Dari Target 10 ribu buruh, Jajat berharap 8.000 orang terpenuhi untuk bertahan di Pakuan. "Buruh dari Karawang, Cimahi juga akan bergabung sore ini. Kami akan menginap, berjuang agar buruh mendapatkan hidup layak di jawa barat" pungkasnya.

Sementara ruas jalan Viaduct menuju Jalan Perintis Kemerdekaan - Kebon Jukut hingga Otto Iskandardinata ditutup petugas kepolisian dan Arah Cicendo menuju Otista dialihkan ke Jalan Kebon Kawung.(Don)

«
Posting Lebih Baru
»
Posting Lama

Tidak ada komentar: