» » Seluruh Serikat Buruh Tolak PP 78 TH 2015, Serbu Gedung Sate


SJO BANDUNG- Ribuan buruh dari berbagai serikat pekerja yang tergabung dalam Aliansi Buruh Jawa Barat menggelar aksi massa di depan Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Bandung (11/11). Aksi kali ini melibatkan hampir seluruh buruh dari beberapa Kabupaten Kota yang ada di Jawa Barat, antara lain Cimahi, Kabupaten Bandung, Purwakarta, Subang, Karawang, Sumedang. Lebih dari 7 Serikat Buruh  yang tergabung dalam Aliansi Buruh Jawa Barat menyatakan penolakan terhadap PP 78 TH 2015, serta meminta agar Gubernur Ahmad Heryawan mengajukan surat rekomendasi terhadap pemerintah pusat untuk menolak PP 78 TH 2015 tersebut.

Dalam orasinya, ketua DPD KSPSI Jabar Roy Junto menyatakan ‘’Kami akan terus bertahan di depan Gedung Sate turun ke jalan sampai bapak Gubernur menyatakan sikap penolakan terhadap PP tersebut dan segera mengirimkan surat penolakan terhadap pemerintah pusat.” tegasnya

Sementara itu, dalam aspirasinya mewakili Aliansi Buruh Jawa Barat, Iyan sofyan ketua DPD SPN Jabar menegaskan beberapa tuntutan terhadap Gubernur yang harus di dengar dan di realisasikan, tuntutan itu antara lain, meminta agar Gubernur Jawa Barat tidak memberlakukan PP 78 TH 2015 dalam menentukan UMK Kab/Kota di tahun 2016, meminta untuk mencabut penetapan UMP Jawa Barat tahun 2016, tidak menerima atau mengembalikan rekomendasi UMK Kab/Kota jika formulasi nya mengacu pada PP 78 TH 2015, juga meminta agar mengirimkan surat penolakan terhadap PP 78 TH 2015 kepada pemerintah Pusat.

“Penetapan Upah Minimum yang akan ditetapkan tanggal 21 november mendatang secara serentak seluruh Indonesia yang akan menetapkan UMP sebesar Rp. 1.312.355.- jauh dari kata cukup bagi kami (buruh), penetapan nilai tersebut tidak berdasarkan KHL (Kebutuhan Hidup Layak), dan akan mengakibatkan kebutuhan hidup makin tak terpenuhi.”tambahnya

“Kami akan terus bertahan disini dan akan turun ke jalan serta melakukan sweeping buruh di Bandung untuk menambah massa jika bapak Gubernur tidak menyatakan sikap penolakan terhadap PP tersebut ”tegasnya.(Cuy)

«
Posting Lebih Baru
»
Posting Lama

Tidak ada komentar: