» » » » Ribuan Buruh Di Cimahi Tolak Upah Murah

SJO CIMAHI - Kaum Buruh kembali menyuarakan penolakan Peraturan Pemerintah Nomor 78 Tahun 2015. Ribuan buruh yang tergabung dalam Gerakan Aksi Reformasi Upah Minimum Kota (GARUK) melakukan aksi turun kejalan mendatangi kantor DPRD Kota Cimahi, guna menolak upah murah pada tahun 2016 mendatang.

Dalam aksinya para Buruh membentangkan spanduk dan poster berisi tuntutan. Mereka meminta Pemerintah Kota Cimahi menaikan Upah Minimum Kota menjadi 3,6 juta pada tahun 2016.
Sebelumnya massa buruh juga sempat memblokir ruas jalan Gandawijaya, Cimahi, Senin (9/11).

Sempat terjadi ketegangan, ditengah guyuran hujan lebat, para buruh yang tetap maju menyuarakan tuntutan dengan pihak kepolisian yang berjaga di lokasi. Akibatnya 5 orang buruh pingsan dan kemudian diamankan aparat Polres Cimahi. Mereka berharapa dapat bertemu dengan Walikota Cimahi

"Kita hari ini dari garuk gerakan aksi reformasi upah minimum kota-garuk, menuntut kepada pemerintah kota cimahi untuk segera menolak pp nomor 78 tahun 2015 tentang pengupahan, yang mana dari isi pp tersebut sangat merugikan kaum buruh. Nantinya kalau pp tersebut dilaksanakan kenaikan upah itu jadi 5 tahun sekali. Dan kita juga meminta kepada pemerintah kota cimahi untuk menetapkan angka umk tahun 2016 sebesar 3.6 juta rupiah" ujar Minardi Koordinator Aksi.(Stw)

«
Posting Lebih Baru
»
Posting Lama

Tidak ada komentar: