» » » Razia Pomgar Amankan Pria Bergaya Intel Dengan Airsoft Gun Di Klub Dangdut


SJO BANDUNG - Bergaya ala intel di klab dangdut dengan selipan benda menyerupai Pistol, seorang pria berparas cepak mengenakan jaket hitam malah sial harus berurusan dengan Petugas Polisi Militer Garnisun (Pomgar) Tetap II/Bandung. Sebut saja Ibro diamankan petugas dari sebuah klab dangdut D'Amor di kawasan Cibadak, Bandung, Jum'at (27/11) malam.

Ibro diketahui membawa senjata airsoft gun replika Pistol berisikan peluru besi bulat atau gotri. Ibro yang warga sipil kemudian diamankan untuk diserahkan ke Polisi. "Senjata itu barang gadaian teman saya, orang petugas Tipikor di jalan karapitan. Saya pakai untuk gaya-gayaan saja" Tutur Ibro pemilik senjata replika, bukan nama sebenarnya, kepada Seputarjabar.com.

Dengan formasi, 1 kendaraan Jeep besar warna putih dengan logo Mabes TNI bertuliskan Pomgar, 1 Truk personil dan 1 sedan hitam, konvoy razia menyisir jalan Dalem Kaum. Personil memasuki Pusat kebugaran pria Ubur - ubur Men Spa, Pub dangdut Duta, Jupiter dan New Bollywood.

Petugas kemudian memeriksa satu persatu pengunjung yang berada di room karaoke. Di New Bollywood, petugas mendapati diduga anggota Satpol PP sedang menikmati alunan musik dangdut. Anggota Pomgar memenerikan isyarat kepada wartawan, bukan anghota TNI melainkan Satpol PP.

Razia gabungan kemudian menyambangi jalan Gatot Subroto dimana terdiri beberapa tempat hiburan, Karaoke D'Palm, K2 dan Retro. Disini petugas hanya mendapati beberapa pemuda bergoyang dengan meja penuh miras. Begitupun di Karaoke B Club dan Diva petugas juga tidak mendapatkan target operasi.

Informasi diterima petugas, bahwa ada anggota TNI sedang berpesta di Diskotik Amnesia di kawasan ruko Paskal Hypersquare, Jalan Pasir Kaliki Bandung. Petugas meluncur, skenario pun disusun, satu tim berpakaian dinas dan preman menyusuri lantai 2. Sementara petugas Pomgar melakukan pemeriksaan kepada tiap pengunjung yang turun melalui akses lift.

Namun saat petugas menyisir tempat dugem beken itu, oknum tersebut rupanya sudah melarikan diri. Petugas yang berjaga di lobby bawah dan memeriksa identitas pengunjung hanya mendapati anggota Polisi dari Polres Indramayu untuk kemudian dilepas setelah menunjukan Kartu keabsahan Tanda Anggota Polri.

Dalam razia yang dilaksanakan dalam rangka penegakan disiplin di lingkungan prajurit TNI, Polisi Militer Garnisun (Pomgar) Tap II/Bandung menurunkan 30 personil Polisi Militer dari ketiga Matra.

Kasgartap II/Bandung Marsma TNI Sun Sudharta melalui Asisten Operasi (Asops) Kasgartap, Kolonel Inf Asep Nurdin mengatakan, "Tugas garnisun adalah menegakan disiplin tata tertib TNI di wilayah Bandung - Cimahi. Sebagai tugas pokok garnisun, sehingga kita melaksanakan operasi Gaktib ini agar mencegah anggota TNI di wilayah Bandung tidak masuk ke daerah-daerah terlarang" Jelasnya.

Secara tegas anggota TNI dilarang berada di Pub, Karaoke, tempat hiburan berbau mesum. Hal tersebut yang menjadikan dasar penegakan disiplin bagi prajurit TNI agar tidak melanggar aturan disiplin, bila ketahuan melanggar sanksi tegas menanti. "Sanksi diserahkan ke Pom masing - masing angkatan dan tergantung dari Ankum (Atasan yang berhak menghukum - Red)" Ujarnya.

Dengan gencarnya razia, pihaknya menilai situasi saat ini lebih baik, dengan berkurangnya pelanggar disiplin. Komando Garnisun juga mengimbau kepada Prajurit TNI di wilayahnya, agar tidak berada di daerah - daerah terlarang atau maksiat.(Don/Sc)

«
Posting Lebih Baru
»
Posting Lama

Tidak ada komentar: