» » » Ratusan Masa Hajar Pelaku Curanmor Hingga Halaman Polsek Padaherang


 SJO PANGANDARAN - Aksi kejar-kejaran sepeda motor terjadi layaknya film action. Puluhan warga menggunakan sepeda motor mengejar pelaku yang melarikan diri menggunakan sepeda motor curian, Jumat (20/11).

Pelaku curanmor dikejar warga setelah kepergok mencuri sepeda motor Honda Scoopy dengan Nomor Polisi Z 3655 UD warna merah putih milik Ny. Neni warga Desa Kedungwuluh Kecamatan Padaherang, Kabupaten Pangandaran.

Saat dalam pengejaran pelaku terjatuh dan menabrak pohon karena panik dan tidak dapat mengendalikan laju sepeda motor. Tentu saja warga yang marah tanpa ampun menghajar pelaku hingga babak belur. Untung nyawanya dapat tertolong stelah tokoh masyarakat dan polisi mengamankan pelaku dan membawanya ke Mapolsek Padaherang.

Tak hanya sampai disitu, mendengar tertangkapnya pelaku curanmor, ratusan masa mendatang Polsek Padaherang. Pelaku yang datang dengan pengawalan Polisi ternyata sudah di tunggu oleh ratusan masa. Maka pelaku kembali babak belur di hakimi oleh ratusan masa yang marah.

Aparat kepolisian Sektor Padaherang yang kalah jumlah dengan masa yang datang  sempat kewalahan hingga beberapa menit si pelaku pun kembali mendapatkan bogem mentah dari masa, meski akhirnya pihak kepolisian berhasil mengamankan pelaku dan kemudian dimasukan ke sel tahanan guna menghindari amuk masa  lebih jauh.

Kapolsek padaherang AKP Jumeli melalui Kanit Reskrim Aiptu Gunawan membenarkan peristiwa tersebut. Saat ini pelaku diamankan untuk menghindari amukan masa.

Dari hasil keterangan pihak kepolisian tersangka pencuri motor tersebut mengaku bernama Ating (46) warga Subang Jawa Barat. “Pelaku tidak sendirian dalam melakukan aksinya namun 3 orang rekannya berhasil kabur,”tegas Aiptu Gunawan.

Dari ke 4 pelaku tersebut salah satunya di sebutkan warga tasikmalaya yang juga berhasil kabur serta lolos dari kejaran warga.

Aiptu Gunawan juga menyampaikan pelaku adalah spesialis curanmor, ini kelihatan dari cara pelaku saat mencuri tidak merusak kunci.

“Nampaknya pelaku sangat profesional tidak menggunakan kunci T ataupun merusak paksa kunci stang. Artinya mereka memang sudah biasa melakukan kejahatan Curanmor,”pungkas Gunawan. (iwn)

«
Posting Lebih Baru
»
Posting Lama

Tidak ada komentar: