» » LPJ Dana Hibah 367 Miliar Gak Jelas, ARANKO Segel Kantor KONI Jabar

                           (Foto : MGn)

SJO BANDUNG - Aliansi Rakyat Anti Narkoba dan Korupsi (ARANKO) pagi tadi menyegel Kantor KONI Jawa Barat (Jabar) yang terletak di Jalan Pajajaran, Kamis (5/11) Pagi. ARANKO kecewa dengan kinerja kepengurusan KONI Jabar saat ini, lantaran, LPJ kinerja dan keuangan periode 2010-2014, hibah APBD Rp 367 miliar tidak bisa dipertanggung jawabkan.

Dugaan keras ada manipulasi dan money politics secara sistematis. Bermula dari rapat pelanggaran AD/ART KONI. Hasilnya Musorprovlub cacat hukum-terjadilah tindak pidana korupsi.

Ketua Umum KONI Jawa Barat yang berasal dari unsur TNI juga disoal, "Fakta lain, ketua Umum KONI Jabar terpilih (Kolonel TNI aktif/pejabat struktural) hasil Musorprovlub diduga melanggar UU SKN No 3 tahun 2005 dan UU RI No 34 tentang Tentara Nasional Indonesia pasal 47"

Atas dasar itu, ARANKO meminta, Gubernur Jabar mendesak KONI Jabar 2010-2014 melakukan Musyawarah Olahraga Prov Jabar sesuai AD/ART KONI, UU SKN No 3 tahun 2015, dan surat keputusan KONI Pusat No 46 tertanggal 5 mei 2014 tentang pengesahan PLT Ketua Umum KONI Jabar untuk melaksanakan Tugas sampai dengan Musorprovlub Desember 2014.

"Mendesak dana hibah yang diberikan ke KONI Jabar periode 2010-2014 untuk dipertanggungjawabkan dalam Musprov KONI Jabar dan Pemprov Jabar segera menangguhkan pencairan dana hibah 2015 yang dialokasikan kepada KONI Jabar " Ujar Nurhadin dalam rilisnya.

ARANKO juga sangat prihatin dengan peristiwa tertangkapnya oknum WW pada (25/10/2015) lalu, pengurus KONI Jabar, yang juga ketua umum Pengprov Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Jabar oleh BNN. Disinyalir kuat, ia terlibat sindikat pengedar narkoba.

"Berdasarkan rangkaian kebobrokan kepengurusan KONI Jabar 2010-2014 di atas, mulai hari ini kantor KONI Jabar kami segel" Tegas Nurhadin.(*)

«
Posting Lebih Baru
»
Posting Lama

Tidak ada komentar: