» » » Lakukan Kampanye, Kades Cibenda Terancam 6 Bulan Penjara


SJO PANGANDARAN - Akibat melakukan kampanye untuk memenangkan salah seorang pasangan calon Bupati dan wakil Bupati Pangandaran, Ikin Sodikin Kepala Desa Cibenda Kecamatan Parigi Kabupaten Pangandaran, akhirnya menjadi terdakwa dan kasusnya mulai disidangkan di Pengadilan Negeri Ciamis, Rabu (18/11).

Anggota Panwaslu Kabupaten Pangandaran Uri Juwaeni yang menjadi salah satu saksi mengatakan, kasus tersebut diawali dengan adanya laporan dugaan pelanggaran kampanye yang dilakukan Ikin Sodikin sebagai kepala Desa saat memberikan sambutan pada acara Muharaman di halaman balai desa Cibenda pada tanggal 4 November 2015 lalu.

“Bentuk pelanggarannya adalah arahan dari Ikin Sodikin selaku Kepala Desa untuk memilih salah satu paslon. Ada bukti rekaman dan foto dari masyarakat yang dilaporkan ke Panwascam Parigi, kemudian dilajut ke Panwaskab Pangandaran, dan selanjutnya sidangkan di Pengadilan Negeri Ciamis,” jelas Uri.

Uri Juwaeni menegaskan sidang ini merupakan tindak pidana pemilu pertama yang disidangkan. Dalam undang-undang pasal 71 menyatakan bahwa kepala desa dilarang kampanye. Namun terdakwa  secara terang-terangan berkampanye.

Pada Sidang perdana  yang dimulai sekitar pukul 10.00 WIB, Jaksa Penuntut Umum  Hendi dan Herlina menghadirkan tujuh orang saksi dari Panwaslu Kabupaten Pangandaran, Panwas Kecamatan Parigi, Panitia Pengawas Lapangan (PPL), masyarakat  serta  saksi ahli.

Jika terbukti melanggar, sesuai Undang-Undang nomor 8 tahun 2015 junto pasal 188 maka Ikin terancam hukuman penjara maksimal enam bulan atau denda paling sedikit Rp 600.000 atau paling banyak Rp 6.000.000.(iwn)

«
Posting Lebih Baru
»
Posting Lama

Tidak ada komentar: