» » Korem 064/MY Gelar Kesiapan Gulbencal


 SJO BANTEN - Korem 064/MY kembali mempersiapkan diri menghadapi bencana alam yang umumnya mengiringi datangnya musim penghujan. Selain itu juga   secara geografis, potensi bencana alam, khususnya di wilayah Banten relatif tinggi.

Untuk mengantisipasi hal tersebut Kapala Staf Korem 064/MY Letkol Inf Sugiyono membuka gelar Kesiapan dalam rangka penanggulangan bencana dan latihan penanggulangan bencana alam TA. 2015 di Stadion Maulana Yusuf Ciceri Kota Serang, Rabu (18/11).

Dalam amanat tertulisnya Danrem 064/MY Kolonel Inf Wirana yang di bacakan oleh Kepala Staf Korem 064/MY menyampaikan bahwa secara geografis potensi terjadinya bencana alam di tanah air, khususnya di wilayah Banten cukup tinggi, untuk itu diperlukan langkah yang tepat dalam menanganinnya.

“Bencana alam merupakan suatu peristiwa luar biasa yang berpotensi menimbulkan kerugian bagi kita semua, baik harta benda maupun jiwa, sehingga dalam penanganannya diperlukan langkah-langkah yang tepat dan terintegrasi, sehingga dapat tertangani dengan optimal, baik sebelum, saat maupun pasca terjadinya bencana” ujar Kasrem.

Terlibat dalam  gelar kesiapan dalam rangka penanggulangan bencana dan latihan penanggulangan bencana  tersebut sebanyak 600 orang yang berasal dari Anggota TNI, Kepolisian, BPBD juga relawan. Hadir Para Kasi Korem 064/MY, Para Dan/Kepala Dinas Jawatan serta Kabalak Aju Korem 064/MY, Kepala BPBD Provinsi Banten, Personel TNI, Polri, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Provinsi/Kab/Kota Banten dan organisasi kepemudaan se-wilayah Provinsi Banten.

Lebih lanjut Kasrem 064/MY menjelaskan bahwa keikutsertaan TNI dalam menanggulangi bencana alam, merupakan pengejawantahan UU nomor 34 tahun 2014 tentang TNI, yaitu operasi militer selain perang (OMSP) diantaranya membantu pemerintah di daerah, membantu menanggulangi akibat bencana alam, pengungsian dan pemberian bantuan kemanusiaan, serta membantu pencarian dan pertolongan dalam kecelakaan (search and rescue).

Melalui gelar kesiapan dalam rangka penanggulangan bencana dan latihan ini, diharapkan seluruh unsur yang tergabung lebih memahami dan menghayati serta melaksanakannya dengan sungguh-sungguh, bertanggung jawab, disiplin dan penuh semangat. Oleh karena itu dalam penanganannya bukan tanggungjawab TNI-Polri saja yang siap siaga, akan tetapi seluruh komponen terkait berperan aktif dalam membantu masyarakat yang tertimpa bencana alam.

Setelah upacara dilanjutkan pemberian meteri tentang teknik pertolongan dalam rangka penanggulangan bencana alam oleh H Uus dari Badan Penanggulangan Bencana Daeran Provinsi Banten. (PIII)

«
Posting Lebih Baru
»
Posting Lama

Tidak ada komentar: