» » » Inilah Kekhawatiran Petani Saat Datang Musim Hujan


SJO PANGANDARAN - Kekeringan dimusim kemarau tahun ini tampaknya telah berakhir, hujan meski jarang sudah mulai turun. Namun petani di blok Medeng Desa Purbahayu Kecamatan Sidamulih Kabupaten Pangandaran, malah cemas. Pasalnya areal pesawahan mereka tidak memiliki saluran irigasi yang benar.

Petani didaerah ini dilematis. Jika kemarau kekeringan, namun ketika musim hujan sawah mereka kebanjiran dan terendam berhari-hari.

“Di daerah sini tidak ada saluran pembuangan, sehingga ketika hujan turun terus menerus sawah kami akan tersendam selama berhari-hari,”kata Sugi (60) petani di Blok Medeng Desa Purbahayu, Kecamatan Sidamulih, kepada seputarjabar.com, (15/11)

Sebagai areal sawah tadah hujan, petani di desa ini sangat tergantung pada datangnya musim hujan. Namun terkadang hujan justru membawa kerugian bagi mereka.

Seperti tahun lalu, ketika petani sudah menanam padi, hujan turun berhari-hari dan merendam sawah mereka. Akibatnya benih padi yang sudah ditanam mati dan busuk karena terendam.

Keluhan yang sama di ungkapkan Yanto (50) menurutnya masyarakat meminta dibuatkan saluran irigasi, agar saat musim hujan,  keluar masuknya air dapat diatur sesuai kebutuhan.

“Kami berharap pemerintah dapat mendengar keluhan petani. agar dibuat saluran pembuangan. Sehingga kami tidak was-was ketika musim hujan dan petani tidak merugi karena bibit yang sudah ditanam terendam air dan membusuk,”kata Yanto. (iwn)

«
Posting Lebih Baru
»
Posting Lama

Tidak ada komentar: