» » Digital Arts Jadi Peluang Industri Kreatif Jabar

SJO BANDUNG  - Digital arts, sebuah perpaduan dimana teknologi digital sudah menyentuh produk-produk budaya bernama kesenian, kini semakin digandrungi para pecinta seni. Jawa Barat, melalui event tahunan Bandung International Digital Arts Festival (BIDAF), bermaksud menarik perhatian dunia seni digital Internasional untuk melihat Bandung sebagai salah satu pusat seni digital di Asia.

Ditemui usai pembukaan BIDAF ke-2 tahun 2015, di Landmark Braga Bandung, Jumat (06/11) malam, Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar menekankan besarnya peluang digital arts sebagai potensi ekonomi kreatif di Jawa Barat. Hal tersebut mengingat sumber daya manusia (SDM) yang menggeluti digital arts di Jabar cukup banyak, dan kemampuannya sudah diakui tidak hanya di Indonesia, tetapi juga di luar negeri.

"Bukan hanya dikenal di Indonesia, tetapi sudah sampai luar negeri, bahwa SDM di Jabar ini kualifikasi dan kemampuannya sudah tinggi," ujar Deddy.

"Tinggal bagaimana mengembangkan kontennya, sehingga menjadi salah satu ekonomi kreatif yang bisa berkembang di Jawa Barat secara lebih besar lagi," sambungnya.

Guna mempromosikan para seniman muda yang berkompeten di dunia digital arts, BIDAF 2015 akan memberikan kesempatan besar kepada mereka melalui program Local Submission. Program ini membuka kemungkinan untuk para mahasiswa seni digital pada tingkat nasional maupun Internasional untuk berpartisipasi dalam lokakarya seni digital, ceramah, demo dan pameran, yang akan digelar hingga tanggal 08 November 2015.(R)

«
Posting Lebih Baru
»
Posting Lama

Tidak ada komentar: