» » BritCham Indonesia Berkolaborasi dengan Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) Meningkatkan Kerjasama Perdagangan

SJO BANDUNG - The British Chamber of Commerce di Indonesia (BritCham) telah berkomitmen untuk melanjutkan peran strategisnya dalam memfasilitasi hubungan perdagangan dan investasi antara Inggris dan Indonesia dengan menandatangani Memorandum of Understanding (MOU) dengan Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) pada hari Sabtu, 7 November 2015 di Pameran Kopi dan Kakao Indonesia, Plaza Selatan Gelora Senayan, Jakarta. Perwakilan dari kedua belah pihak yaitu Chris Wren, selaku BritCham Executive Director dan Nurdin Abdullah, Sekretaris Jenderal APKASI.

Persetujuan antara kedua belah pihak disaksikan oleh Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman dan BritCham Chairman juga President Director PT Rolls-Royce Indonesia, Adrian Short. Mengacu pada kunjungan VVIP baru-baru ini ke Indonesia, Perdana Menteri Inggris David Cameron dengan jelas menyatakan bahwa pelaku bisnis Inggris, baik yang telah menjalankan bisnis atau yang belum berada di Indonesia, memiliki niat serius untuk memperluas bisnis mereka di kota-kota besar di Indonesia. UK Prime Minister’s Trade Envoy to Indonesia and the ASEAN Economic Community, Richard Graham MP menyatakan, “Banyak peluang nyata baik untuk meningkatkan ekspor juga memberikan kontribusi untuk negara – negara ASEAN, salah satu yang paling berpotensi adalah Indonesia.” Berbagai sektor dan peluang bisnis di Indonesia merupakan hal yang sangat potensial untuk dieksplorasi dan hal ini akan mendukung agenda pemerintah Indonesia untuk menciptakan lebih banyak peluang kerja bagi masyarakat Indonesia.

Kesepakatan bersama antara kedua belah pihak terdiri dari peningkatan bentuk kolaborasi dan hubungan yang saling mendukung bagi anggota organisasi di masa depan.

"Kami bertujuan untuk menjembatani pencarian mitra komersial dari Indonesia untuk para pelaku bisnis Inggris serta meningkatkan kesadaran peluang investasi dan perdagangan yang ada di wilayah Indonesia. Selain itu, BritCham telah merencanakan kunjungan ke Inggris untuk misi perdagangan dan investasi pada Maret 2016 untuk mencapai objektif tersebut," tutur Chris Wren, BritCham Executive Director yang saat ini berada di London untuk mempromosikan potensi bisnis di Indonesia.

“Kami memiliki harapan besar untuk meningkatkan kerjasama perdagangan dengan pengusaha Inggris yang diwakili oleh BritCham di Indonesia. Selain itu, perjanjian ini dapat diaktualisasikan dan dikembangkan semaksimal mungkin oleh Pemerintah Kabupaten di seluruh wilayah Indonesia,” tutur Mercy Luvina Deswanti, selaku Direktur Eksekutif APKASI.

Sekretaris Jenderal APKASI, Nurdin Abdullah menambahkan, “Potensi yang ada di wilayah Kabupaten seluruh Indonesia dapat dimaksimalkan, khususnya komoditas seperti Kokoa dan Kopi, untuk mencapai tujuan Pemerintah dalam memajukan daerah dan menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat Indonesia.”

Mengacu pada misi BritCham yang secara aktif mempromosikan, mendorong dan membantu kelanjutan serta pertumbuhan hubungan perdagangan dan investasi antara Indonesia dan Inggris, BritCham telah melakukan inisiatif luar biasa dan signifikan untuk peningkatan investasi dan perdagangan antar dua negara, yaitu program “Indonesia to the UK” di mana pemangku kepentingan, termasuk Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) dan Bank Indonesia (BI) mempromosikan iklim investasi Indonesia dan peluang di Inggris pada pengusaha Inggris bulan Juni 2015. Dalam hal ini, APKASI diharapkan untuk bergabung dengan BritCham, UKTI, BKPM, Bank Indonesia, UK-ASEAN Business Council, KADIN Jawa Jawa Barat dan KADIN Surabaya pada pelaksanaan Roadshow Investasi dan Perdagangan yang akan datang di Inggris bulan Maret 2016.(R)

«
Posting Lebih Baru
»
Posting Lama

Tidak ada komentar: