» » » Atas Saran Kapolres Ciamis, Proses Seleksi calon Anggota KPU Pangandaran Ditunda


 SJO PANGANDARAN – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Barat telah mengadakan audensi dengan Kapolres Ciamis dan didapatkan penjelasan serta masukkan terkait tingkat kerawanan yang dapat terjadi apabila dilaksanakan pergantian penyelenggara pilkada Pangandaran dari KPU Ciamis oleh KPU Pangandaran yang baru atau akan dilantik.

Kapolres menyarankan pelaksanaan pilkada pangandaran 2015 tetap dilaksanakan oleh KPU Ciamis sampai dengan selesai.

Sebelumnya KPU Jawa Barat telah melakukan audensi dengan Kapolres Ciamis, AKBP Arif Rachman, Sabtu (7/11). Dalam audensi tersebut Kapolres mengungkapkan bahwa pelaksanaan pilkada Pangandaran tahun 2015 memiliki tingkat kerawanan tertinggi di indonesia.

Hal tersebut tertuang dalam surat 1041/KPU-ProvJabar-011/XI/2015, tertanggal 9 Nopember 2015 yang ditanda tangani oleh Ketua KPU Provinsi Jawa Barat, H. Yayat Hidayat.S.Sos, M.Si.

Dengan memperhatikan saran pendapat Kapolres Ciamis tersebut, KPU Provinsi Jawa Barat akhirnya melakukan penundaan pelaksanaan tahapan penerbitan Keputusan dan tahapan pelantikan serta mengajukan ijin perubahan  jadwal pelantikan KPU Kabupaten Pangandaran.

Sementara itu Anggota Tim Seleksi (Timsel) calon Anggota KPU Kabupaten Pangandaran, Nunik Yudaningsih, saat dikonfirmasi membenarkan adanya penundaan proses seleksi tersebut berdasarkan surat dari KPU Jawa Barat.

“Kami tentunya harus mematuhi keputusan tersebut. Kami yakin keputusan tersebut berdasarkan bahasan, kajian dan pertimbangan berbagai pihak, yang menginginkan Pilkada Pangandaran 2015 berjalan dengan aman dan damai,”kata Nuni singkat.(iwn)

«
Posting Lebih Baru
»
Posting Lama

Tidak ada komentar: