» » » » Tiga Warga Purwakarta Kritis Akibat Menenggak Miras Oplosan


SJO PURWAKARTA - Tiga warga Purwakarta, kritis menenggak miras oplosan. Ketiga korban berprofesi sopir angkot dilarikan ke RSUD Bayu Asih, Jumat (23/10). Ketiga korban yakni Yosep (37), Nova (26) dan Yandi alias gundil (27). Ketiga korban miras oplosan ini warga Kelurahan Tegal Munjul dan Desa Ciwareng, Kabupaten Purwakarta. Pada Selasa (21/10) malam, empat warga ini Yosep, Nova, Yandi dan Agung mabuk mabukan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Tegaljunti Rt 04/04 Kel Tegal Munjul.

Menurut Rita (32), istri Yosep menjelaskan bahwa, suaminya diketahui keracunan, pada Rabu dinihari pukul 02.00 wib, ditandai gejala mual, sesak nafas dan muntah muntah. Beruntung, Rita cepat melarikan suaminya ke klinik sebagai pertolongan pertama. Tak lama dirujuk ke RS Thamrin.

"Nah, baru tadi malam dipindah ke RS Bayu Asih," jelasnya saat ditemui seputarjabar.com, Jumat (23/10).

Korban lainnya menyusul dibawa ke Bayu Asih adalah Nova dan Yandi. Hanya Agung yang dikabarkan selamat. Polisi kini tengah memburu kios atau penjual miras oplosan.

"Sedang kita selidiki kasusnya," jelas, Kompol Agus Suryana Kapolsekta Purwakarta, di RSUD Bayu Asih.Sambung Kapolsek Kota, heran oleh ulah ketiga korban mabuk mabukan dimakam. "Orang datang ke makam itu untuk penyadaran diri bahwa manusia pasti mengalami mati. Bekal mati dengan berprilaku baik. Ini malah mengundang maut."

Sehingga Camat Kota Purwakarta Agus Darmawan, juga turun tangan, menengok langsung tiga warga korban miras oplosan, menurutnya, Wilayah kota ini sudah sering kita lakukan razia miras. Bahkan sebagian kasusnya sudah disidangkan dipengadilan. pungkasnya. (DeR)

«
Posting Lebih Baru
»
Posting Lama

Tidak ada komentar: