» » » Tidak Adanya Panelis Dalam Debat Kandidat Cabup Pangandaran, Menuai Kritik


SJO PANGANDARAN - Melalui acara Debat Kandidat Calon Bupati Pangandaran yang akan digelar Selasa (03/11) mendatang, ekspektasi masyarakat untuk dapat mengekslorasi semua ide, gagasan, dan kapasitas calon pemimpin  Pangandaran yang akan menjadi pilihan mereka sangat besar. Namun tidak adanya panelis dalam acara debat tersebut sangat disayangkan banyak pihak.

Pengamat pemilu Sulyanati, S.H,M.Si,M.Kn. menjelaskan, kewenangan seorang moderator sangat terbatas. Moderator hanya bertugas sebagaimana seorang pembawa acara yang mengatur “lalu lintas” dan waktu bagi para calon kandidat untuk berbicara sesuai dengan tema yang ditentukan.

“Apalagi seorang moderator dibatasi aturan tidak boleh berkomentar, memberi penilaian dan memberi kesimpulan.”ujarnya.

Sulyanati menambahkan, kalau tidak ada panelis yang ahli dalam bidangnya, bagaimana masyarakat Pangandaran dapat terwakili untuk menggali informasi ide maupun gagasan serta kapasitas seorang calon Bupati yang akan memimpin Kabupaten Pangandaran.

“Kami yakin bahwa masyarakat Pangandaran tidak ingin membeli kucing dalam karung.”tegasnya.

Selanjutnya jika tidak ada panelis yang kompeten dari berbagai disiplin ilmu dalam debat tersebut, dikhawatirkan tidak akan fokus pada tema debat.

“Kecuali moderator tersebut piawai dan memang menguasi semua bidang baik ekonomi, sosial, politik, budaya, kamanan, ketertiban dan dan bidang lainya,”jelasnya.

Jika tidak, lanjut Sulyanati, maka maka acara debat kandidat tersebut tidak akan sesuai dengan harapan masyarakat.

Sementara itu Anggota Panwaslu Kabupaten Pangandaran, Iwan Yudiawan membenarkan kalau dalam acara Debat Kandidat Cabup Pangandaran nanti tidak ada panelis.

Menurut Iwan, jika mengacu pada PKPU Nomor 7 Tahun 2015 memang tidak disebutkan atau mengharuskan adanya panelis.

“Dalam PKPU tersebut memang kewenangan moderator dibatasi untuk tidak memberi komentar pada kandidat, tidak boleh memberi penilaian dan tidak boleh memberi kesimpulan terhadap jawaban atau pendapat para kandidat,”jelasnya.

Iwan menegaskan semua penyelenggaran maupun aturan dalam acara debat kandidat tersebut adalah kewenangan KPU dan bukan ranah Panwaslu.

“Panwaslu akan bertindak jika dalam pelaksanaan besok terjadi pelanggaran, seperti apabila moderator dinilai tidak berimbang serta melanggar ketentuan yang sudah diatur dalam PKPU tersebut,”kata Iwan singkat.(iwn)

«
Posting Lebih Baru
»
Posting Lama

Tidak ada komentar: