» » » Tahun 2016 Di Prediksi APBD Kabupaten Purwakarta Naik 6% Dari APBD Tahun 2015


SJO PURWAKARTA - Dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Purwakarta, di Tahun anggaran 2016 diprediksi menembus Rp 2 triliun atau naik 6 persen dari APBD 2015 Rp 1,9 triliun. Dari Sektor pajak hotel dan restoran masih jadi primadona dan penyumbang terbesar PAD.

"Itu belum termasuk dana bantuan pemerintah pusat seperti DAU, DAK, dan dana otsus. Target pendapatan pada 2016 kalau ditambah dana pusat berkisar Rp 2,2 triliun," ujar Kepala Bappeda Purwakarta, Tri Hartono kepada seputarjabar.com, Senin (12/10).

Menurut Tri Hartanto Kepala Badan Perencaan Dan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) di ruang kerjanya menjelaskan, berdasarkan LKPD sesuai dengan yang ditetapkan di kebijakan umum 2016 ada lima prioritas pembangunan pada 2016 mendatang. Kelima prioritas pembangunan itu antara lain, bidang pendidikan masih pada tataran perbaikan sarana dan prasarana serta kebijakan perubahan muatan lokal (mulok) agar kedepannya siswa SMK dalam setahun belajar disekolah dan dua tahun magang dilapangan atau di industri pabrik. Kedua, peningkatan pelayanan kesehatan berupa rehabilitasi puskesmas. Saat ini Purwakarta memiliki 20 unit puskesmas yang tersebar di 17 kecamatan.

"Saat ini kondisi balai pengobatan/puskesmas 50 persen baik. Pada 2016, kita lanjutkan upaya peningkatan sarana prasarana bidang kesehatan ini," jelasnya.

Ketiga, peningkatan infrastruktur yang ada seperti jalan dan jembatan serta pembangunan sarana kebutuhan air bersih dipedesaan.

"Kemarau 2015 memberi pelajaran ke kita, masyarakat pedesaan membutuhkan kantung kantung air bersih untuk pemenuhan MCK. Pada 2016, kita akan tingkatkan ini," ungkapnya.

Ke empat, peningkatan kebutuhan bantuan ekonomi masyarakat. Dan kelimanya, pengembangan obyek wisata. Salah satunya penataan kawasan wisata Gunung Parang.

"Kita mengalokasikan Rp 5 milyar untuk wisata Gunung Parang pada 2016 mendatang," pungkasnya. (DeR)

«
Posting Lebih Baru
»
Posting Lama

Tidak ada komentar: