» » » Peresmian Plan Site Line 7 PT.Indo Bharat Rayon


SJO PURWAKARTA - Menperin Saleh Husin meresmikan line ke-tujuh PT Indo Bharat Rayon, di Kab Purwakarta, Jawa Barat, Senin (12/10). Perusahaan multinasional milik PMA India telah beroperasi selama 33 tahun ini, melakukan ekspansi usahanya mengoperasikan line ketujuh dengan nilai investasi 60 juta dollar AS atau setara Rp 800 milyar.

Hadir pada peresmian itu, Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi, Wagub Jawa Barat Dedi Mizwar, Presdir PT Indo Bharat Rayon Mukul Agrawal, Wakil Preskom PT IBR Chandru Mahattani dan Chief Operating Officer IBR Bir Kapoor.
Menperin Saleh Husin mengatakan, beroperasinya line ketujuh PT IBR dapat menjawab kesulitan industri hilir tekstil dan produk tekstil (TPT) untuk memperkuat daya saing.

"Dalam kondisi kesulitan bahan baku rayon, beroperasinya line ketujuh produsen serat rayon diharapkan menjawab apa yang menjadi kesulitan industri hilir TPT dalam negeri," jelas, Saleh Husin.

Presdir PT IBR Mukul Agrawal menjelaskan, untuk ekspansi usahanya itu pihaknya menanamkan modal 60 juta dollar AS. Sementara itu, Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi mengusulkan pembukaan kawasan industri baru dibangun di tanah negara, bukan tanah rakyat.

"Saya coba menawarkan dari pada membebaskan tanah rakyat yang akan mengurangi produktifitas rakyat, lebih baik pembukaan kawasan industri ini dengan menggunakan lahan negara yang terlantar," kata Dedi Mulyadi.

Dedi beranggapan, tanah rakyat bisa tetap aman dan dikelola secara produktif untuk pertanian, perkebunan, peternakan hingga perikanan.

"Undang-undang No 41/2009 tentang Perlindungan Lahan Tanaman Pangan, mengamanatkan perlindungan khususnya kawasan pertanian dari alih fungsi lahan," pungkasnya. (DeR)

«
Posting Lebih Baru
»
Posting Lama

Tidak ada komentar: