» » » KPU Jabar Larang Cabup-Cawabup Memberi Uang Saat Kampanye


SJO PANGANDARAN – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Barat dengan tegas melarang pasangan calon (paslon) bubati dan wakil bupati memberikan uang kepada calon pemilih saat kampanye. Anggota KPU Jawa barat, Divisi Sosialisasi dan Sumber Daya Manusia (SDM), Nina Yuningsih mengatakan untuk pengaturan dana kampanye telah dikeluarkan Peraturan KPU Nomor 8/2015 tentang dana kampanye.

“Dalam PKPU tersebut diatur pembatasan pengeluaran dana kampanye telah memperhitungkan metode kampanye, standar biaya daerah, bahan kampanye yang diperlukan, cakupan wilayah dan kondisi geografis, logistik serta manajemen kampanye,” kata Nina.

Nina juga menjelaskan untuk pembatasan pengeluaran dana kampanye dilakukan dengan cara menghitung total dari biaya kegiatan dengan rumus jumlah peserta dikali frekuensi kegiatan dikali standar biaya daerah.

“Sedangkan pembuatan bahan kampanye sama dengan persentase jumlah kegiatan dikali pemilih dikali Rp.25 ribu,” ujarnya.

Dirinya juga menegaskan bahwa setiap paslon dilarang memberikan uang saat melakukan kampanye. Yang diperbolehkan adalah memberikan bahan kampanye selain yang dikeluarkan oleh KPU.

“Pasangan calon hanya boleh memberikan bahan kampanye seperti gelas, pensil, pin, stiker, dan jumlah nominal barang tersebut tidak lebih dari Rp.25 ribu,” tegasnya. (iwn)

«
Posting Lebih Baru
»
Posting Lama

Tidak ada komentar: