» » Jabar Akan Sukseskan Gerakan Nasional Menabung "Simpel"


SJO JAKARTA - Pemerintah pusat melalui Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah meluncurkan program Simpanan Pelajar (Simpel), sebagai bagian dari Gerakan Nasional Menabung. Untuk mendukung hal tersebut, Presiden Jokowi pun telah meluncurkan program Simpanan Pelajar (Simpel) Islamic Bank (iB) pada tanggal 14 Juni 2015 lalu.

Sejalan dengan kebijakan tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan mendukung dan mensosialisasikan secara masiv Gerakan Nasional Menabung melalui Simpel ini dengan melibatkan dunia perbankan yang ada di Jawa Barat.

"Jabar pasti akan menyukseskan program Simpel ini," ungkap Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan dalam acara Sosialisasi Kampanye Gerakan Nasional Menabung melalui Simpanan Pelajar di Menara Radius Prawiro Lt. 25 Kompleks BI, Jl. MH Thamrin No. 2 Jakarta, pada Rabu malam (21/10/2015).

"Kita akan konsolidasi dengan mengumpulkan semua perbankan di Jabar. Kita akan mensosialisasikannya secara masiv.  Semua perbankan akan dilibatkan, tidak hanya BJB untuk memperkenalkan kepada seluruh para pelajar di Jabar," tambah Aher.

Menurut Aher, program Simpel tersebut merupakan inspirasi yang baik bagi perekonomian bangsa, agar perekonomian nasional bisa berdiri dengan kaki sendiri.

OJK pun berharap dengan peran serta daerah, gerakan nasional ini dapat tersosialisasikan dengan baik dan cepat. Selain itu, OJK juga meminta dunia perbankan di daerah melalui bank pembangunan daerahnya masing-masing dapat responsif menindak lanjuti program ini.

Ketua Dewan Komisioner OJK Muliaman D Hadad mengatakan, menabung dapat memberikan peran serta yang begitu besar untuk mendorong perekonomian nasional.

"Rasio tabungan di Indonesia paling rendah di Asean. Dengan tingkat rasio menabung yang besar, maka negara tidak perlu mendapat pinjamam dari luar negeri," kata Muliaman dalam sambutannya.

Untuk itu, OJK pun gencar menyebarkan luaskan Gerakan Nasional Menabung melalui Simpel ini dengan melibatkan partisipasi pihak sekolah SD/MI, SMP/MTs, SMA /SMK/MA dan akan mencanangkan pada hari Rabu minggu kedua setiap bulannya sebagai Hari Menabung.

Simpel dan Simpel iB merupakan tabungan untuk siswa yang diterbitkan secara nasional oleh bank-bank di Indonesia dengan persyaratan mudah dan sederhana serta fitur yang menarik. Hal ini dilakukan dalam rangka edukasi dan inklusi keuangan untuk mendorong budaya menabung sejak dini.
Ada 2 fitur produk Simpel, yaitu Simpel yang dikeluarkan oleh Bank Konvensional dan Simpel iB oleh Bank Syariah. Setoran awal untuk membuka rekening Simpel hanya Rp 5,000 dengan setoran selanjutnya minimal Rp 1,000.

Hingga 19 Oktober 2015 ini, jumlah bank yang ikut serta dalam program Simpel ada 24 bank, yang terdiri dari Bank Umum Konvensional, Bank Umum Syariah, Unit Usaha Syariah, BPD, dan BPRS.

Sementara itu, hingga saat ini sudah dilakukan sebanyak 1.064 Perjanjian Kerjasama (PKS) dengan rekening sejumlah 118.711. Dan edukasi mengenai Simpel ini telah dilakukan di 2.588 sekolah di seluruh Indonesia.

Turut hadir pada acara sosialisasi ini Anggota Dewan Komisioner Bidang Edukasi & Perlindungan Konsumen OJK Kusumaningtuti S Soetiono, para Gubernur/Perwakilan Pemda se-Indonesia, Perwakilan Kementerian Dalam Negeri RI, jajaran Direksi Bank Penyelenggara Simpanan Pelajar se-Indonesia, serta para tamu.(R)


«
Posting Lebih Baru
»
Posting Lama

Tidak ada komentar: