» » Ini Profil Singkat Iwa Karniwa, Sekda Jabar Yang Baru Dilantik


SJO BANDUNG - Lahir di Ciamis, 52 tahun lalu Iwa merintis karir panjang sebelum menjadi Sekda atau orang nomer tiga di Pemprov Jabar. Lulus jenjang Diploma III dari Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN) pada tahun 1985, Iwa sejatinya mengawali karir PNS-nya di BPKP sebagai Ajun PKP Muda selama 5 tahun. Lima tahun berikutnya dia menjadi auditor ahli muda BPKP.

Seiring pemekaran Kotif Cimahi menjadi Kota Cimahi, suami dari Elly Rosita Karniwa ini melompat Kepala Sub Dinas P20 di Kota yang baru mekar di era reformasi tersebut. Hanya menjabat selama 3 bulan, karirnya sebagai PNS langsung menanjak sebagai Kepala Dinas Pendapatan Cimahi pada 2002 mengantongi gelar S1 dan S2 yang sudah dipegang olehnya dari Unpad dan STIE IPWI.

Karirnya penggemar olahraga tenis ini di Cimahi hanya sampai pada 2006 sebagai Kepala Badan Pengawas Daerah (Inspektorat) lalu kemudian pindah menjadi auditor di Bawasda Jabar selama 1,3 tahun. Pada Tahun 2009, Gubernur Jabar Ahmad Heryawan mulai mendampuknya menjadi Kepala Badan Promosi dan Penanaman Modal Daerah (BPMPD) Jabar menggantikan Herry Hudaya selama satu tahun.

Pada 2010, selama 3 bulan dia duduk sebagai Staf Ahli Gubernur Jabar sekaligus menjabat sebagai Pelaksana Harian (Plh) Kepala Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah. Karirnya ayah dua orang putri ini kemudian melejit menjadi Asisten Administrasi Setda Jabar.

Di bawah kepemimpinannya, Pemprov Jabar mulai menunjukan perbaikan dari sisi laporan keuangan hingga menyabet opini wajar tanpa pengecualiaan (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) 4 tahun berturut-turut (2011-2014).

Berbagai jabatan ia pegang baik sebagai Plh atau pelaksana tugas (Plt) di lingkungan Pemprov Jabar dari mulai Plt Badan Perizinan Terpadu hingga Kadispenda Jabar. Setelah Sekda Jabar Wawan Ridwan berpulang pada Maret 2015 lalu, ia diberi amanah untuk menjadi Plh Sekda selama 1 bulan, hingga Plt Sekda sampai Oktober.

Saat lelang jabatan Sekda Jabar dibuka, Iwa turut mendaftar bersama 14 kandidat lain, masuk 8 besar lalu terpilih sebagai 3 kandidat utama yang disodorkan Tim Panitia Seleksi Sekda Jabar pada Tim Penilai Akhir (TPA) Pusat yang dipimpin Wapres Jusuf Kalla. Bersaing dengan Denny Juanda (Kepala Bappeda) dan Anang Sudarna (Kepala BPLHD) Presiden Joko Widodo menetapkannya lewat Keputusan Presiden.

Karir tertinggi PNS di Pemprov Jabar pun diraih. Calon Doktor Managemen Strategis dari Unpad tersebut akhirnya resmi dilantik Gubernur Jabar Ahmad Heryawan pada Senin (12/10).(R)

«
Posting Lebih Baru
»
Posting Lama

Tidak ada komentar: