» » » Demi Air Bersih, Warga Desa Purbahayu Harus Rogoh Kocek 10 Juta Rupiah


SJO PANGANDARAN - Kemarau panjang yang terjadi di Indonesia sepertinya sudah sangat memberatkan masyarakat khususnya di Kabupaten Pangandaran. Bagaimana tidak? untuk mencukupi kebutuhan air bersihnya, warga di Desa Purbahayu, Kecamatan Pangandaran, Kabupaten Pangandaran ini harus merogoh kocek sangat dalam hingga Rp 10 juta.

“Uang sebesar itu digunakan warga untuk membayar biaya pengeboran sumur pompa. Tentu saja hanya warga tertentu saja yang mampu membiayai pembuatan sumur bor tersebut.,” jelas Darsum, Sekretaris Desa Purbahayu, Kecamatan Pangandaran, Kabupaten Pangandaran, Sabtu (03/10).

Darsum menambahkan, untuk mendapatkan air yang dapat disedot mesin pompa dibutuhkan kedalaman hingga 80 meter. Sedangkan biayanya 150 ribu per meter ditambah peralatan lain termasuk penampung air, warga harus mengeluarkan biaya hingga 10 juta rupiah.

“Kondisi geografi disini yang berupa bebatuan membuat mahalnya biaya pengeboran. Makanya bagi warga yang tidak mampu, terpaksa harus mengambil air di dekat Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang jaraknya hinga 2 kilometer, karena sumur-sumur warga telah kering sejak lama.”ujar Darsum

Dari pengamatan  seputarjabar.com, retakan tanah di desa itu seakan mempertegas jika kekeringan telah lama melanda dan hingga kini Pemda Pangandaran belum berbuat apapun untuk membantu warganya.(iwn)

«
Posting Lebih Baru
»
Posting Lama

Tidak ada komentar: