» » TNI AD Didik Calon Bintara Yang Memiliki Prestasi


SJO BANDUNG - Sejumlah atlet Indonesia berhasil lolos  seleksi masuk Tentara Nasional Indonesia (TNI), melalui seleksi Pendidikan Pertama Bintara TNI AD, yang di gelar di Kotama di Pulau Jawa seperti Kodam Jaya, Kodam III/Siliwangi, Kodam IV/Diponegoro dan Kodam V/Brawijaya..

”Mereka mengikuti seleksi Secaba Unggulan, bukan secaba khusus, dimana pelaksanaannya, mendahuli seleksi secaba Secaba Prajurit Karier (PK). Namun mereka masuk pendidikan Pertama Bintara akan bersamaan dengan calon siswa dikmaba yang mengikuti seleksi Secaba PK”, kata Kapendam III/Siliwangi, Kolonel Arm Robertson Ismail, S.IP saat berada di Rindam III/Siliwangi, Kamis (10/9).

Seleksi Secaba Unggulan digelar untuk menjaring seluruh warga negara Indonesia yang memiliki Prestasi di berbagai bidang, baik di tingkat Provinsi, Nasional maupun tingkat Internasional.

Komandan Resimen Induk Kodam (Danrindam) III/Siliwangi, Kolonel Inf Sachono mengatakan sebanyak 95 orang terjaring seleksi  Secaba unggulan dan sebagian dari mereka adalah atlet. Terdapat 17 orang atlit Sepak bola dan tujuh di antaranya adalah eks Timnas U-23 dan U-19.

“Sisanya dari cabang olahraga lain. Ada atletik, bola voli, bulutangkis, dayung, bela diri seperti judo, dan juga atlet berkuda. Di luar cabang olahraga ada juga yang ahli IT, pemprograman,” ujarnya .

Sachono menambahkan mereka akan digembleng  kurang lebih selama lima bulan. Pendidikan dimulai tanggal 17 September 2015 mendatang dan kemudian mereka akan menjadi bintara. Untuk itu, sambil menunggu tuntasnya seleksi Secaba PK, mereka di tampung  di Secaba Rindam III/Siliwangi Bihbul Kabupaten Bandung,“

“Saat ini belum dimulai, masih menunggu yang lulus seleksi dari umum. Nanti mereka digabung,” jelasnya

Menurut keterangan dari Letkol Inf Nurwahyu Widodo, para siswa calon bintara  tersebut tidak diperbolehkan keluar barak selama empat bulan. Satu bulan terakhir, setiap libur hari Minggu, baru diperbolehkan keluar.

Namun khusus siswa unggulan dari cabang olahraga, Wakil Komandan Secaba Rindam III Siliwangi, Bihbul Mayor Inf Safei, mengatakan mereka diperbolehkan keluar dan latihan tiga kali sepekan. Sehingga, meski mengikuti pendidikan tentara, mereka tetap bisa menjaga keterampilannya sebagai atlet.

“Untuk yang atlet sepak bola ya latihan sepak bola. Kami ada pelatihnya dari TNI. Untuk cabang olahraga lainnya juga sama, seperti bulu tangkis dan lainnya. Kalau di TNI tidak ada pelatih untuk cabang lain], para siswa itu nanti dititipkan ke pelatih di luar TNI,” ujarnya. (PIII)

«
Posting Lebih Baru
»
Posting Lama

Tidak ada komentar: