» » » Ratusan FPI Konvoy Damai, 80% Tempat Hiburan Di Kota Bandung Lebihi Jam Malam

Foto : Massa yang geram sempat berhenti di tempat hiburan malam Bunga Indah (BI) dan hampir menggeruduk masuk kedalam. Kejadian berawal saat petugas keamanan BI terlihat cuek melihat aksi massa, sehingga memancing kemarahan. Seraya menyebut takbir massa nyaris masuk kedalam gedung diduga tempat maksiat. Tidak ada petugas kepolisian yang berjaga dalam insiden ini, Namun aksi tersebut berhasil diredam petinggi FPI seraya mengingatkan bahwa aksi malam ini adalah damai.(Don)

SJO BANDUNG - Kendornya pengawasan Pemerintah Kota Bandung terhadap Jam malam Operasi tempat hiburan. Mengundang reaksi keras Front Pembela Islam (FPI) Kota Bandung. Sebanyak 150 an santri menggelar Konvoi Damai mengambil rute menuju spot, diduga kerap sebagai tempat maksiat, Sabtu (5/9) malam.

Massa bergerak pukul 21.00 Wib dipimpin seorang Wali Laskar dan Sekretaris FPi. Massa didominasi kaum muda, berjubah putih dengan sorban. Menggunakan puluhan sepeda motor dan 5 mobil. Massa mengambil rute Jalan Soekarno Hatta - Kiara Condong - Ahmad Yani - Asia Afrika - Banceuy - Dago menuju titik kumpul di depan Gasibu. Mereka menanti jam malam pukul 24.00 wib yang ditetapkan Pemerintah dan Polrestabes Bandung beberapa waktu lalu.

Massa kembali bergerak menuju kawasan hiburan malam di wilayah Braga dan Jalan Jenderal Soedirman. Fakta didapat, masih banyak tempat hiburan malam beroperasi melebihi jam malam, yaitu 00.30 Wib.

"Kami beritahukan kepada Muspida Pemerintah Kota Bandung, Polrestabes, Dandim. Aksi kita kali ini memberikan peringatan, pembatasan jam tempat hiburan masih tidak berlaku. Masih banyak pelaku - pelaku maksiat, tempat - tempat maksiat yang masih melanggar di kota bandung" Tegas Agus Sekretaris FPI Kota Bandung.

Agus semakin geram, melihat fakta di lapangan hampir 80 % tempat hiburan melebihi jam malam. Bahkan beberapa tempat hiburan di kawasan Soedirman dijaga salah satu Organisasi Kemasyarakatan.

"Berdasar informasi Badan Intelijen Front, bahwasanya hampir 80 % tempat maksiat masih tetap buka. Nah faktanya saat ini masih banyak yang buka. Bahkan lebih baik mereka menyewa yang jaga, baik yang goblok maupun dari kelompok lain yang saya liat seperti itu" Ujar Agus geram.(Don)

«
Posting Lebih Baru
»
Posting Lama

Tidak ada komentar: