» » » Penjualan Hewan Qurban di Purwakarta Meningkat 20 %


SJO PURWAKARTA - Depot penjualan hewan qurban di kabupaten Purwakarta, mulai marak, salah satunya depot penjualan hewan qurban, di terusan jalan Kemuning. Para penjual hewan qurban mengakui, terjadi peningkatan jumlah penjualan 20 persen. "Dibandingkan tahun lalu meski tahun ini sulit memperoleh pakan rumput akibat kemarau."

Jelang perayaan idul adha, depot penjualan hewan qurban, mulai ramai melayani transaksi pembelian hewan kurban, dari sejumlah warga yang akan berqurban. Salah satunya depot penjualan hewan qurban, di terusan Jalan Kemuning Kabupaten Purwakarta.

Menurut Wawan (30), pengelola depot penjualan hewan qurban, bahwa untuk penjualan hewan qurban jenis domba, harganya masih tidak jauh berbeda dengan tahun lalu. Tetapi untuk harga penjualan domba ini, di desuaikan dengan kelas kelas domba yang di jual, dari harga termurah 1 juta 900 ribu rupiah per ekor, hingga harga termahal 4 juta rupiah.

"Namun untuk hewan qurban jenis sapi lokal terjadi kenaikan harga 500 ribu rupiah, dibanding tahun lalu yang mencapai harga 15 juta rupiah per ekor. Jelasnya.

Diakui pengelola depot penjualan hewan qurban, untuk tahun ini terjadi peningkatan penjualan hingga 20 persen, dibanding tahun lalu. Sehingga tahun ini, para penjual hewan qurban mengalami kesulitan, untuk mendapatkan rumput untuk pakan ternak akibat kemarau panjang.

Sementara itu, guna mengantisipasi adanya hewan qurban yang sakit, petugas dari Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakan) Kabupaten Purwakarta, lakukan pemeriksaan kesehatan ternak dan memasang lebel sehat, di sejumlah depot penjualan hewan qurban. Pungkas, Anda Ardianto Dokter Hewan dari Disnakan Kabupaten Purwakarta. (DeR)

«
Posting Lebih Baru
»
Posting Lama

Tidak ada komentar: