» » Pemenuhan Hak dan Perlindungan Anak Menjadi Bahasan di Jambore Forum Anak


SJO SUBANG - Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak Provinsi Jawa Barat Netty Heryawan menghadiri Pembukaan Kegiatan Jambore Forum Anak Dalam Rangka Peringatan Hari Anak Nasional Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2015 di Hotel Lembah Sari Mas Kabupaten Subang, Kamis (3/9).

Dalam arahannya, Netty Heryawan mengatakan Hari Anak ini mempunyai makna bahwa anak menjadi tema yang sangat penting dalam proses pembangunan di Indonesia. "Dan sebagai orangtua bukan saja di Hari Anak memperlihatkan kasih sayang dan perlindungan tetapi perlu digaris bawahi kasih sayang dan perlindungan haruslah setiap saat untuk menghindari kekerasan dan eksploitasi terhadap anak," katanya.

Jadi sangat wajar ketika orangtua mempunyai tanggung jawab atas keselamatan dan perlindungan atas bayi yang lahir. Kita harus mampu berpikir keras bagaimana caranya pola asuh yang baik dalam membangun karakter yang kuat pada anak. “Kita harus meyakini ada empat pilar dalam memperkuat karakter anak  yaitu pilar orangtua dan keluarga, pilar masyarakat, pilar pemerintah dan pilar negar,” tegasnya.

Saat membacakan sambutan Gubernur Jawa Barat, Asisten Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Jawa Barat Ahmad Hadadi menuturkan masa anak-anak tidak akan terulang lagi sejatinya fase hidup yang indah bagi seluruh anak. Maksudnya setiap anak mendapatkan hak-haknya dalam tumbuh kembangnya yaitu hak hidup, hak tumbuh kembang, hak perlindungan dan hak berpartisipasi.

“Namun faktanya belum semua anak mendapatkan hak-haknya, maka salah satu upaya dalam pemenuhan hak dan perlindungan anak dibentuklah forum anak,” lanjutnya.

Harapan Ahmad Hadadi, forum anak ini dapat meningkatkan partisipasi anak dalam pembangunan dan dapat menjembatani kepentingan anak dan kepentingan orang dewasa. Juga mampu menjadi salah satu media komunikasi dalam membangun pengertian antara anak, orang dewasa, orangtua, pemerintah dan masyarakat dalam memenuhi hak-hak anak.

Netty Heryawan mengharapkan Jambore Forum Anak menjadi salah satu upaya kita membangun kesadaran dan pemahaman seluruh pemangku kepentingan di Jawa Barat bahwa anak adalah subjek pembangunan yang hatus mendapatkan perhatian baik dalam skala kebijakan, anggaran dan permasalahan yang responsif seperti sekarang ini. Sehingga anak-anak Jawa Barat dapat terbebas minimal kita dapat mencegah kekerasan, diskriminasi dan eksploitasi.

“Saya berpesan pada peserta Jambore Forum Anak  jangan sia-siakan kehidupan dengan kemalasan, keburukan dan kejahatan. Kemajuan peradaban ini tidak akan mundur kebelakang selama masih ada pemuda yang menjadi penerus,” tutupnya.

Dalam laporannya, Kepala BP3AKB Provinsi Jawa Barat Nenny Kencanawati mengatakan Jambore Forum Anak ini akan dilaksanakan selama tiga hari dari tanggal 3 - 5 September 2015. Peserta diikuti oleh 700 siswa yang teridiri dari 216 siswa Forum Anak Kab/kota, 54 orang pendamping, 30 orang pengurus Forum Anak dan duta anak, 400 siswa unsur anak berprestasi dan berkebutuhan khusus. Tema dari Kegiatan Jambore Forum Anak Dalam Rangka Peringatan Hari Anak Nasional Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2015 yaitu  Wujudkan Lingkungan Dan Keluarga Yang Ramah Anak.

“Kegiatan ini ditujukan sebagai bentuk apresiasi potensi Kabupaten/kota, terjalin silaturahmi antar pendamping forum anak, dengan mempertahankan memperkuat jiwa forum anak dan pendamping, sosialisasikan internet ramah anak, perlindungan hak anak dan dapat bersinergi dengan opd terkait,” tambahnya.

Dengan menampilkan Rampak Kendang SMKN X Kabupaten Subang, Angklung oleh anak-anak Difabel, Tari Blantek oleh anak-anak PLB (ABK) dan penampilan Polisi Cilik dari Kabupaten Bekasi. Selain itu, dicanangkan Internet Ramah Anak oleh Ketua P2TP2A Provinsi Jawa Barat Netty Heryawan dan serentak pembacaan Komitmen Anak Jawa Barat oleh seluruh peserta Jambore Forum Anak.

Acara dihadiri oleh Asisten Kesejahteraan Rakyat Setua Provinsi Jawa Barat Ahmad Hadadi, Staf Ahli Bupati Subang Bidang Pembangunan Asep Sumarna, Kepala BP3AKB Provinsi Jawa Barat Nenny Kencanawati, Kepala OPD di lingkup Provinsi Jawa Barat, Kepala BKPP Wilayah II Dedi Mulyadi dan pendamping Forum Anak se Jawa Barat.(R/Dd)

«
Posting Lebih Baru
»
Posting Lama

Tidak ada komentar: