» » » Mobil Ketua Panwaslu Pangandaran Nyaris Lindas Balita

 

SJO PANGANDARAN - Warga Desa Wonoharjo, Kecamatan Pangandaran mendadak geger. Saat kemeriahan pesta perayaan pernikahan seorang warga tengah berlangsung, tiba-tiba dikejutkan dengan peristiwa kecelakaan yang menimpa seorang balita saat ikut ibunya menghadiri pesta tersebut.

Korban yang bernama Rizqi (3) warga Dusun Wonoharjo RT.1/RW.14 Desa Wonoharjo, Kecamatan Pangandaran, Kabupaten Pangandaran, nyaris terlindas Toyota Avansa yang dikendarai Imam Ibnu Hajar, Ketua Panwaslu Kabupaten Pangandaran, Sabtu (26/09)

Menurut saksi mata, Sutarman (43) warga setempat, peristiwa tersebut terjadi saat sebuah mobil melintas didepan rumah warga yang sedang mengadakan pesta hajatan pernikahan. Tanpa diduga seoarang anak nyelonong membentur mobil yang melaju pelan. Korbanpun terjatuh dan terseret roda belakang. Akibatnya korban terluka parah dengan kondisi patah tulang  dan terkoyak dibagian lengannya.

“Saat itu korban baru masuk ke tempat hajatan, kemudian meminta uang pada ibunya untuk membeli sesuatu. Namun begitu dikasih uang anak tersebut langsung berlari menyeberang jalan tanpa memperhatikan bahwa didepan ada mobil yang melintas”ujarnya.

Akibatnya,  lanjut Sutarman, korbanpun menabrak mobil yang sedang melintas dengan kecepatan sedang dan terjatuh ke kolong mobil.

”Untung saja mobilnya pelan, sehingga langsung bisa direm. Namun tetap saja tangan korban terkena roda belakang,”jelasnya.

Korban pun dievakuasi ke Puskesmas Pangandaran untuk mendapatkan penanganan medis. Namun karena luka yang diderita korban cukup serius, akhirnya dirujuk ke Rumah Sakit Siaga Medika di Banyumas Jawa tengah.

Sementara itu, sang pengendara mobil, Imam Ibnu Hajar, kepada seputarjabar.com mengatakan, bahwa dirinya tidak melihat ada anak yang menabrak mobil yang dikendarainya.

“Namun begitu saya dengar teriakan dari warga saya langsung mengeremnya. Sehingga tidak sampai terlindas,”jelas Ibnu.

Ibnu merasa prihatin atas musibah tersebut dan menyatakan bertanggung jawab atas kecelakaan tersebut.

“Saya bertanggung jawab atas segala biaya pengobatan dan perawatan korban. Apalagi menimpa balita. Saya juga sedih,”pungkasnya.(iwn)

«
Posting Lebih Baru
»
Posting Lama

Tidak ada komentar: