» » » Jelang Milangkala Pangandaran, Sejumlah Tokoh Susun Sejarah Pemekaran


SJO PANGANDARAN – Untuk membangun kesepahaman sejarah pemekaran Kabupaten Pangandaran, sejumlah tokoh penggagas pemrakarsa pemekaran Kabupaten Pangandaran duduk bersama di Sekretariat Daerah Kabupaten Pangandaran.

Hadir dalam acara tersebut, utusan dari organisasi embrio pemekaran yang sudah berdiri sejak tahun 1990 an seperti Awi Kahuripan yang diwakili Safrudin Halif Nurdin, Presidium yang diwakili Andis Sose, Abdul Gofar, Aceng Hasyim, Sukiman, Saiman, sedangkan dari Paguyuban Masyarakat Pakidulan (PMP) diwakili Muhlis dan Ade Samsudin.

Dalam pertemuan tersebut mereka akan merumuskan susunan naskah sejarah pemekaran Kabupaten Pangandaran, dari satu generasi ke generasi lainya. Perwakilan dari Presidium Aceng Hasyim yang didampingi Andis Sose dan Abdul Gofar mengatakan, hal tersebut dilaksanakan dalam rangka menyingkronkan antara sejarah dengan fakta dan data yang ada.

“Dari satu organisasi ke organisasi mempunyai sejarah perjalanan yang berbeda, makanya melalui forum ini kita akan sepakati rangkaian sejarah pemekaran kabupaten Pangandaran,” kata Aceng.

Sementara perwakilan dari Awi Kahuripan Safrudin Halif Nurdin mengatakan, dari generasi ke generasi pelaku sejarah tentunya berbeda, dan hal itu akan diklarifikasi melalui forum tersebut.

“Awi Kahuripan mempunyai ciri khas dalam mengkampanyekan pemekaran melalui anyaman kerajinan, dan cirri khas perjuangan tersebut kini melekat dibeberapa pengrajin dalam mengembangkan hasil karya anyaman,” kata Safrudin.

Senada dengan itu, perwakilan dari PMP Muhlis menegaskan, forum ini dianggap penting guna membangun kesefahaman fakta sejarah agar tidak saling klaim dalam memberikan reverensi kebeberapa pihak yang memerlukan sejarah pemekaran.

“Semangat pemekaran masa perjuangan PMP tentunya akan berbeda dengan masa perjuangan organisasi embrio pemekaran yang lain seperti awi kahuripan, presidium dan GAS,” kata Muhlis.

Untuk itu semua embrio organisasi penggagas pemekaran membawa data dan fakta dokumen masing-masing organisasinya.

Sementara Asisten Daerah II Tatang Mulyana mengatakan, beberapa organisasi yang berkumpul akan merumuskan susunan sejarah lahirnya pemekaran, dan akan dibacakan pada 25 Oktober 2015 dalam rangka peringatan milangkala Kabupaten Pangandaran.

“Rangkaian sejarah rencanaya akan disajikan dalam bentuk ceritra, sehingga setelahnya jadi buku tersebut masyarakat Pangandaran akan bisa menikmati hasil karya para pendekar dan panglima pemekaran,” jelas Tatang. (iwn)

«
Posting Lebih Baru
»
Posting Lama

Tidak ada komentar: