» » IOXC Ke-7 Akan Digelar 2 -4 Oktober Memndatang Di Jabar


SJO BANDUNG – Ajang kompetisi olahraga ekstrim tingkat internasional, Indonesia Open X-Sport Championship (IOXC) 2015, akan digelar di Jawa Barat. Event akbar yang diselenggarakan untuk yang ke-7 kalinya ini rencananya jatuh pada tanggal 2 hingga 4 Oktober 2015 mendatang, dibawah naungan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI.

Pada pertemuan bersama Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar, di rumah dinas di Jl. Ir. H. Djuanda No. 148 Bandung, Sabtu (12/09) petang, Kepala Bidang Olahraga Petualangan, Tantangan dan Wisata, Asisten Deputi Olahraga Rekreasi Kemenpora Bambang Hermansyah, memaparkan tujuan penyelenggaraan IOXC ini adalah dalam rangka pengayoman dan pemberdayaan masyarakat, khususnya kalangan muda, untuk mengembangkan potensi olahraga ekstrim, seperti free style sepeda BMX, skate board, sepatu roda dan basket, sekaligus menjadikannya sebagai potensi wisata daerah.

“Kita ingin mengayomi mereka (olahragawan), yang rata-rata dari jalanan, yang selama ini tidak ada ruang unjuk kemampuan dan adu prestasi”, ujar Bambang.

Bukan hanya dari seluruh Indonesia, peserta IOXC pun berdatangan dari negara-negara Asia dan Eropa, seperti Malaysia, Singapura, Thailand, Filipina, Jerman, Perancis, Kanada, dan beberapa negara lainnya, demi memperebutkan hadiah senilai total Rp 409.000.000. Tak tanggung-tanggung, peserta IOXC bisa mencapai 350 orang, dengan pengunjung diperkirakan hingga 550.000 orang.

Untuk itu, Bambang mengharapkan bantuan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat, agar dapat berpartisipasi dalam menyediakan lokasi selaku tuan rumah IOXC 2015. Menanggapi hal tersebut, Wagub Deddy menyambut baik pelaksanaan event bergengsi ini, dan menyarankan lokasi penyelenggaraan di Kota Baru Parahyangan atau Area Bandara Husein Sastranegara, alih-alih rencana awal penyelenggaraan di Lapangan Tegalega Bandung.

Menurutnya, Lapangan Tegalega dinilai kurang memadai untuk pemasangan track kompetisi yang mencapai luas 40x16 meter. Selain itu, Kota Baru Parahyangan dan Area Bandara Husein sudah dilengkapi fasilitas parkir mumpuni, serta lebih mudah diakses dari jalan tol.

“Lapangan Tegalega itu bukan kewenangan kita (Pemprov Jabar), tapi milik Pemerintah Kota Bandung, jadi harus bernegosiasi dengan Pak Emil (Ridwan Kamil, Walikota Bandung)”, papar Deddy ditemui usai pertemuan.

“Saya sarankan tadi di Kota Baru Parahyangan atau di Husein, disana lebih luas dan ada area parkir yang memadai. Lebih dekat juga dari tol, jadi yang dari luar Bandung bisa ikut nonton”, sambungnya.(R)

«
Posting Lebih Baru
»
Posting Lama

Tidak ada komentar: