» » Gubernur Jabar Kunjungi dan Santuni Warga Asal Jawa Barat Korban Crane


Foto : Suasana Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan ketika takziyah mendatangi keluarga korban crane asal Jawa Barat pada pondokan Jamaah Haji Jawa Barat di Mekkah, Minggu (20/9) sore. Selain menyampaikan belasungkawa, Gubenur Aher juga memberikan santunan living cost. (Foto: Sekpri Gubernur Jabar Ade Sulkasah)

SJO BANDUNG - Gubernur Jawa Barat/Jabar Ahmad Heryawan (Aher) mengunjungi sekaligus memberikan santunan kepada keluarga korban musibah crane Masjidil Haram asal Jabar, Minggu (20/9) sore waktu setempat.

Aher mengawali kegiatan tersebut dengan sebelumnya memantau sejumlah pondokan tempat bermukim embarkasi asal Jawa Barat. Dengan jumlah jamaah Jabar 29.888 orang yang terbagi dalam 68 kloter, pondokan pun terbagi banyak di sejumlah wilayah di Kota Mekkah.

Kemudian, seperti dilaporkan Ade Sulkasah, Sekpri Gubernur Jabar, langsung dari Mekkah, setelah berkeliling ke sejumlah pondokan, Aher mencari pondokan tempat korban crane.

Setelah bertemu dan berbincang sebentar, Gubernur Jabar lantas memberikan santunan berupa tambahan dana living cost (bea hidup) kepada suami dan atau istri korban yang saat ini masih berada di Mekkah. Terlebih, mereka tengah mempersiapkan diri memasuki puncak haji pada hari Selasa (22/9) besok.

"Atas nama Pemprov Jabar, kami menyampaikan belasungkawa serta mendoakan almarhum dan almarhumah wafat sebagai sahid di jalan Allah Swt," kata Aher, di hadapan keluarga korban yang wafat tersebut.

Mereka yang dikunjungi antara lain keluarga korban wafat Ferry Mauludin Arifin, Jemaah asal Kota Bekasi, kloter JKS 12, Adang Joppy Lili, Jemaah Asal Kota Bandung, kloter JKS 16.

Aher juga mengunjungi suami dari almarhumah Iti Rasmi Darmini, Jemaah asal Kabupaten Bandung Barat, kloter JKS 23. Suasana haru, namun sabar dan tegar, melingkupi pertemuan antara pemimpin dan rakyatnya tersebut. Kronologis kejadian banyak diceritakan keluarga korban, namun keikhlasan keluarga atas musibah tersebut kental dirasakan.

Musibah crane di Masjidil Haram pada Jumat sore, 11 September 2015 lalu telah menewaskan sedikitnya 107 calon jemaah haji seluruh dunia. Dari jumlah tersebut, 11 orang berasal dari Indonesia, yang mana tiga diantaranya merupakan warga Jawa Barat.

Musibah yang membetot atensi dunia itu diduga karena angin kencang serta kelalaian kontraktor, Bin Ladin Grup, sehingga Raja Arab Saudi akan memberikan santunan kepada korban wafat maupun luka sekaligus memberangkatkan haji keluarga korban wafat di tahun depan. (***)

«
Posting Lebih Baru
»
Posting Lama

Tidak ada komentar: