» » » » Denpom III-5/Bandung Gelar Pekan Disiplin 9 - 19 September 2015


SJO BANDUNG - Optimalkan disiplin prajurit di wilayah hukumnya, Detasemen Polisi Militer (Denpom) III/5 - Bandung, menggelar "Pekan Disiplin" menyambut HUT  ke 70. "Pekan Disiplin" terhitung mulai 9 - 19 September 2015, menyasar penegakan hukum bagi Anggota TNI dan penggunaan atribut militer oleh sipil.

Operasi melibatkan Polisi Militer dari ketiga matra ; Darat, Laut dan Udara seperti di Jalan Cipaganti, Bandung, (10/9) pagi. "Perintah Panglima TNI kami melaksanakan pekan disiplin yang dimulai tanggal 9 hingga 19 September yg akan datang. Sasaran nya, pertama anggota TNI yang mengendarai kendaraan sipil. Maupun sipil dengan atribut militer" Ujar Letkol Cpm Didin Sofyanandin usai operasi di lokasi Pekan Disiplin.

Anggota Tentara yang melintas di depan Puri Cipaganti kemudian di stop untuk dilakukan pemeriksaan kelengkapan kendaraan. Bagi yang melanggar, sanksi tegas sesuai aturan Militer telah menanti.

"Tiap hari kami akan razia dengan titik di wilayah bandung. Kepada anggota TNI untuk melengkapi surat-surat kendaraan" tegas Didin.

Dalam operasi kali ini petugas mendapati masyarakat sipil yang menggunakan atribut militer. Bagi sipil tidak ada sanksi hukum yang dikenakan, namun penyitaan atribut dilakukan oleh petugas.

"Untuk sipil kami berikan peringatan kemudian barangnya kami sita" Tuturnya.

Petugas kemudian meminta pemilik kendaraan untuk melepaskan atribut yang menempel, baik stiker bersimbolkan TNI maupun pakaian ala militer.

"Bagi warga sipil agar tidak menggunakan atribut militer, menghindari penyalahgunaan yang mencoreng nama TNI" imbau Dandenpom.

Dadan warga Bandung yang sedang melintas, menyambut baik operasi tersebut. Diharapkan dapat mengurangi penyalahgunaan atribut militer oleh sipil.

Ini Contoh Kendaraan dengan atribut TNI pada plat nomor kendaraan
Seperti dialami Yuni Chandra Haneda, pegiat Hak Keragaman hayati. Yun mendapatkan perlakuan tidak mengenakan dari seseorang yang nenggunakan atribut Militer saat sedang berkendara di Tol Cipularang.

Entah maksud tujuannya, mobil dengan tempelan atribut militer pada plat nomor diduga anggota militer itu, kemudian menghentikan secara paksa kendaraan Yuni.(Don/Sc)

«
Posting Lebih Baru
»
Posting Lama

Tidak ada komentar: