» » » Dampak Kurs Dollar Pengusaha Gerabah Plered Malah Untung 40 Persen


SJO PURWAKARTA - Dampak menguatnya dolar Amerika terhadap nilai tukar Rupiah, hingga tembus di level 14 ribu rupiah per dolar Amerika, ternyata sangat menguntungkan bagi para pengusaha gerabah, di sentra industri keramik Anjun Plered Kabupaten Purwakarta. "Hingga bisa meraup keuntungan 40 persen, dari hasil exspor gerabah ke sejumlah negara." Jelas Camat Plered Asep Gumilar, Sabtu (12/9).

Karena Sentra industri keramik Anjun Purwakarta, merupakan salahsatu penghasil kerajinan gerabah yang telah terkenal ke sejumlah mancanegara. Katannya.
Menurut H.Eman Sulaeman, pengusaha gerabah Anjun Plered, yang sering mengexspor hasil kerajinannya ke sejumlah negara di antaranya, Inggris, Brajil, Taiwan, dan negara lainnya.

"Dengangan menguatnya dolar Amerika terhadap nilai tukar rupiah, hingga tembus di angka 14 ribu rupiah per dolar Amerika. Ternyata menguntungkan bagi para pengusaha gerabah hingga mencapai 30 sampai 40 persen." Jelas H.Eman Sulaeman, Sabtu (12/9).

Namun saat ini, para pengusaha gerabah Plered, mulai merasakan dampak keuntungan dengan menguatnya Dolar Amerika, hingga di akhir bulan Agustus lalu.
"Dengan total exspor gerabah sebanyak 8 kontainer, dalam kurun waktu 2 tahun terakhir."

Sehingga di bulan September ini, para pengusaha gerabah berharap, adanya importir yang mengajukan pesanan yang memiliki kualitas sangat baik, karena mengutamakan kearifan lokal dari bahan baku tanahnya. Pungkasnya. (DeR)

«
Posting Lebih Baru
»
Posting Lama

Tidak ada komentar: