» » » » Banyak APK Hilang dan Dirusak, KPU Belum Bertindak


SJO PANGANDARAN – Alat Peraga Kampanye (APK) pasangan calon bupati dan calon wakil bupati Kabupaten Pangandaran banyak yang hilang dan rusak. Namun meski kejadian tersebut sudah terjadi beberapa hari kebelakang, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Ciamis belum melakukan upaya penggantian APK yang rusak.

Kelompok Kerja (Pokja) Kampaye KPU Ciamis Didi Heryadi mengatakan, pihak KPU belum menerima laporan dari Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutas Suara (PPS) tingkat Desa.
“Kami tidak menyediakan cadangan APK, maka bila terjadi APK yang rusak pada salah satu pasangan calon, maka ke tiganya akan kita cabut untuk menjaga rasa keadilan,” kata Didi.

Menurut Didi, setelah pihaknya meminta keterangan dari PPK dan PPS, beberapa APK yang rusak dilapangan diindikasikan rusak akibat ulah pelaku orang gila.

“Kami pun merasa kebingungan dikala pelakunya orang gila, namun kami akan berupaya semaksimal mungkin mengintruksikan ke PPK dan PPS agar ekstra dalam melakukan pengawasan disejumlah titik APK,” tambah Didi.

Sementara Kelompok Kerja Bidang Penindakan Panitia Pengawas Pemilu Kabupaten Pangandaran Uri Juwaeni mengatakan, permasalahan cadangan APK dan pemeliharaannya tidak jelas menjadi tanggung jawab siapa.

“Karena pembuatan, sebaran pemasangan dan penempatannya merupakan amanat Undang Undang Nomor 08/2015 dan diatur dalam PKPU Nomor 07/2015,” kata Uri.

Uri menambahkan, pemeliharaan dan pengawasan APK kini menjadi masalah baru, karena dari 10 Kecamatan dan 93 Desa se Kabupaten Pangandaran berdasarkan laporan Panwascam dan PPL banyak yang hilang dan rusak.

“Kami kebingungan untuk mengantisipasi kejadian tersebut, dengan demikian jajaran pengawas telah melakukan koordinasi dan komunikasi dan mengirim surat rekomendasi ke KPU agar dapat memperbaiki,” pungkas Uri. (iwn)

«
Posting Lebih Baru
»
Posting Lama

Tidak ada komentar: