» » » Sosialisasi Revolusi Mental Ditubuh Birokrasi, Digelar Pemda Pangandaran


SJO PANGANDARAN – Revolusi mental adalah program Presiden Jokowi yang terus dikampanyekan termasuk di kalangan birokrasi. Hal tersebut diperlukan agar seluruh kegiatan yang dilakukan oleh Pemerintah sinkron dengan kebutuhan masyarakat.

Hal tersebut dikatakan Erik Krisnayudha Astrawijaya Saputra selaku narasumber dalam acara sosialisasi gerakan nasional revolusi mental di tubuh birokrasi.

Acara tersebut digelar di aula sekratariat daerah Kabupaten Pangandaran, Senin (31/08), dan dikuti oleh seluruh satuan kerja perangkat daerah (SKPD) se Kabupaten Pangandaran.

“Birokrasi sebagai pelayan publik harus mampu menciptakan kemanfaatan yang besar bagi kehidupan masyarakat.” kata Erik.

Erik berharap, revolusi mental diharapkan menyentuh seluruh lapisan masyarakat agar terciptanya singkronisasi dalam kehidupan sosial.

Sementara Kepala Bagian Hubungan Masyarakat (Kabag Humas) Setda Kabupaten Pangandaran Sony Agusman mengatakan, revolusi mental merupakan program Presiden Republik Indonesia yang saat ini gencar dikampanyekan dengan harapan menjadi sarana perbaikan kinerja untuk birokrasi.

“Revolusi mental sangat penting untuk mengatasi aneka persoalan bangsa ini seperti korupsi, kolusi, nepotisme, ruwetnya birokrasi dan kemiskinan,” kata Sony.

Sony berharap, dengan sosialisasi tersebut ada peran yang lebih menitikberatkan perubahan mentalitas bangsa dan menjungjung tinggi nasionalisme, patriotisme dan etika pada generasi baru.

“Kami yakin dengan disosialisasikannya wacana ini dapat dirasakan masyarakat luas, lebih dari itu merubah mentalitas pejabat,” tambahnya.(iwn)

«
Posting Lebih Baru
»
Posting Lama

Tidak ada komentar: