» » » » Paslon Bupati-Wakil Bupati Diminta Daftarkan Akun Medsos ke KPUD


SJO PANGANDARAN - Kasubag Program KPUD Pangandaran, Imam Mostofa S.Sos mengatakan, pihaknya telah mewajibkan pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati Pangandaran untuk mendaftarkan akun media sosial (medsos) yang dimilikinya ke KPUD.

Imam mengakui medsos merupakan salah satu sarana yang dapat digunakan paslon untuk melakukan kampanye. "Khusus media sosial, akunnya harus didaftarkan ke KPU," tegas Imam.

Menurut Imam,  sesuai dengan pasal 46 PKPU Nomor 7 Tahun 2015 maksimal akun medsos paslon berjumlah tiga akun. Langkah pendaftaran akun medsos ke KPU dimaksudkan agar pengguna akun medsos dapat bertanggung jawab jika terjadi masalah. “Didaftarkan, supaya dia bertanggung jawab, jangan sampai ada problem-problem,” ujarnya.

Lebih lanjut, Imam mengatakan, jika tidak didaftarkan, maka KPU akan menganggap akun bersangkutan ilegal. Meski demikian, kata Imam, KPU tidak dapat mengenakan sanksi kepada pengguna akun ilegal tersebut.

"Tapi, bisa sanksinya, ketika dia melakukan upaya-upaya yang mengarah ke pidana, saling menyerang. Kan ada ITE, Kepolisian  juga pasti bergerak ke urusan-urusan kayak itu," jelas Imam.

Imam mengakui pihaknya tidak bisa memastikan bahwa setiap paslon hanya membuat 3 akun. Pasalnya, KPU tidak dapat memberikan sanksi, kecuali kalau ada unsur pidana, maka pihak berwajib bisa menindaklanjutinya.(iwn)

«
Posting Lebih Baru
»
Posting Lama

Tidak ada komentar: