» » » Para Penyewa Resah Terkait Rencana Pengosongan Lahan Milik Pemdes Babakan

SJO PANGANDARAN – Pemerintah Desa Babakan Kecamatan Pangandaran berencana akan segera mengosongkan tanah yang ada di depan sebelah barat Jembatan Cikidang. Lahan yang akan dikosongkan itu kini masih ditempati 10 orang penyewa untuk membuka usaha seperti warung makan, kios kelontongan dan bengkel.

Pemdes Babakan, berencana akan membangun beberapa kios permanen  yang nantinya akan disewakan kepada masyarakat. Untuk keperluan itu, para penyewanya diminta untuk segera mengosongkan tempat tinggal atau usahanya.

Sekretaris Desa Babakan, Mamal Nurhidayat Jumat (31/07) kepada seputarjabar.com mengatakan, lahan di ujung barat batas desa itu akan dibangun kios permanen yang akan disewakan sebagai penghasilan asli desa dari hasil sewa kios tersebut.

’’Saat ini kondisi disana nampak kumuh, sehingga perlu dibenahi agar bisa tertib dan indah. Untuk menopang rencana itu, lahan yang disewa oleh masyarakat akan kita bangun dan kembali disewakan kepada masyarakat,’’ jelasnya.

“Sesuai rencana pada bulan agustus ada proyek pengerukan Sungai Cikidang. Rencananya limbah pasir dari pengerukan sungai, akan kita manfaatkan untuk menguruk lahan yang sebagian besar adalah kolam.”kata Mamal.

Menurut dia, recana tersebut mendapat dukungan dari Badan Permusyawaratan Desa Babakan sebagai perwakilan masyarakat dari seluruh dusun  yang tujuannya melakukan penataan ditanah tersebut untuk meningkatkan pendapatan asli desa.

“Apa yang kami lakukan semata mata untuk kesejahteraan masyarakat Serta mendukung terciptanya lingkungan yang bersih, tertib dan nyaman’’ kata Mamal.

Layangkan Surat

Dia mengatakan karena tanah kas desa ini kini disewa masyarakat, Pemerintah Desa Babakan telah melayangkan surat kepada para penyewa untuk mengosongkan lahan tersebut. ’’Para penyewa diminta untuk segera mengosongkan lahan yang disewa paling lambat 15 Agustus 2015,’’ jelasnya.

Mamal mengatakan, untuk pengosongan lahan tersebut, sesuai perjanjian tidak ada kompensasi apapun dari Pemerintah Desa Babakan. Sebab sesuai dengan perjanjian antara Pemdes Babakan dengan para penyewa, dalam salah satu klausul perjanjian telah disebutkan penyewa berkewajiban mengosongkan dan menyerahkan tanah tanpa syarat apabila yang tanah yang disewa dipergunakan oleh Pemerintah Desa Babakan.

Oleh karena lahan yang disewanya itu dibutuhkan oleh Pemdes Babakan, sesuai perjanjian, penyewa harus menyerahkan lahannya ke pemilik. Penyewa masih memiliki waktu 15 hari untuk mengosongkan lahan yang disewanya. Sesuai perjanjian, dalam pengosongan itu tak ada kompensasi apapun yang harus ditanggung oleh Pemerintah Desa Babakan.

’’Pemerintah Desa Babakan berharap penyewa mematuhi perjanjian. Sebab secepatnya tanah yang didalamnya ada kolam akan segera diurug dari limbah pengerukan dari Sungai Cikidang agar kondisinya rata dengan jalan raya. Sudah sewajarnya masyarakat mendukung rencana tersebut,’’ ujar dia.

Penyewa Lahan Resah

Rencana Pemerintah Desa Babakan yang akan melakukan pengosongan lahan, ternyata membuat pemilik kios selaku penyewa lahan merasa resah.

Menurut salah seorang penyewa, Tasuri, dirinya memang mendengar rencana pengosongan lahan tersebut. Namun dirinya belum mendapat pemberitahuan secara resmi. “Hingga saat ini kami belum mendapat pemberitahuan dari Pemdes Babakan baik  secara  lisan maupun tulisan.”katanya.

Saat seputarjabar.com menanyakan surat dari Pemerintah Desa Babakan, Tasuri menyatakan belum menerimanya.

“Kami belum menerima surat apapun terkait pengosongan lahan ini,”tegasnya. (iwn)

«
Posting Lebih Baru
»
Posting Lama

Tidak ada komentar: