» » » » Musim Kemarau, Berkah Bagi Pengrajin Gerabah

SJO, PURWAKARTA - Musim kemarau dirasakan sebagai bencana buat petani karena tanaman dilanda kekeringan. Tapi, bagi para pengrajin gerabah justru dianggap membawa berkah, seperti diakui para pembuat gerabah di sentra kerajinan keramik Plered Kabupaten Purwakarta,
.
Sejumlah pengrajin gerabah mengatakan dapat meningkatkan produksi hingga 30 persen,

Menurut Jejen Zaenudin (30) salah satu pengusaha kerajinan keramik, di Anjun Plered Kabupaten Purwakarta, saat ini para pengrajin gerabah mulai semangat, karena hasil produksi terjadi peningkatan.

"Proses penjemuran dan pengeringan gerabah lebih cepat dibanding musim penghujan, Biasanya di musim penghujan hanya memproduksi 400 Buah untuk satu jenis gerabah, kini saat musim kemarau, bertambah 200 gerabah," kata Jejen.

Bahkan, lanjut dia, pada musim kemarau penggunaan kayu bakar tidak terlalu banyak untuk proses pembakaran dan oven.

Namun, tanah yang dipakai bahan gerabah berkurang kadar mineralnya, sehingga gerabah mudah retak saat proses pencetakan.

"Untuk menghindari keretakan saat pencetakan maka tanah liat bahan gerabah dicampur air," pungkas Jejen. (DeR)

«
Posting Lebih Baru
»
Posting Lama

Tidak ada komentar: