» » » Korban Lakalaut di Pantai Pangandaran Asal Purworejo, Akhirnya Ditemukan


SJO PANGANDARAN – Setelah 3 hari dalam pencarian, akhirnya Jasad Teguh Prabowo (26), korban kecelakaan laut di Pantai Pangandaran, warga Dusun Kerajan Desa Telogo Kotes Kecamatan Bagelen Kabupaten Purworejo Jawa Tengah ditemukan sekitar pukul 10.25, WIB Rabu (12/08).
Menurut informasi jasad korban pertama pertama ditemukan salah seorang pekerja proyek pembangunan hotel di kawasan muara Cikembulan yang berjarak sekitar 3 kilometer dari pos 5, lokasi kejadian.
“Setelah mendapat laporan penemuan mayat, kemudian kita evakuasi dan dibawa ke puskesmas Pangandaran,” tutur Ketua Balawista Pangandaran Dodo Taryana kepada seputarjabar.com.
Dikatakannya, setelah divisum, jasad korban langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan di kampung halamannya.
Korban dilaporkan hilang saat berenang di Kawasan Pos 5 Pantai Barat Minggu (09/08).
Dodo mengatakan korban tenggelam sekitar pukul 10:00 WIB saat berenang di Pos 5 Pantai Barat Pangandaran. “Kita mendapatkan laporan dari rekan korban sekitar pukul 10:15 WIB hari minggu,” ungkapnya.

“Pihak Balawista selaku petugas pantai sebenarnya sudah memperingatkan para wisatawan yang ada disekitar Pos 5 sebagai daerah berbahaya dan masuk zona larangan untuk aktifitas berenang, tapi entah kenapa korban tidak mengindahkannya,”ujar Dodo.

Rekan korban, Asep (17) warga Bandung mengatakan Teguh datang ke Pangandaran bersama rombongan penggemar  Vespa dari Bandung untuk menghadiri acara Pangandaran lautan scooter 2015.

Dikatakannya, korban berenang sudah dua kali dan pada saat berenang yang ke dua korban menghilang.

Sementara itu menurut kakak korban, Rohman (48) mengatakan korban memang asal Purworejo, namun sudah 10 tahun di Bandung. “Almarhum Teguh ikut saya kerja dibandung”ujarnya.

“Pada hari terakhir dia pamit akan ke Pantai Pangandaran, katanya mau menghadiri pertemuan grup vespa. Rupanya itu pertemuan terakhir dengannya,”pungkas Rohman.(Iwn)

«
Posting Lebih Baru
»
Posting Lama

Tidak ada komentar: