» » » Kemarau Panjang, Jumlah Produksi dan Harga Gula Kelapa Menurun


SJO PANGANDARAN - Datangnya musim kemarau di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat belakangan membuat produksi gula kelapa berkurang seiring menyusutnya nira yang dihasilkan setiap pohonnya.

'Nira yang dihasilkan setiap pohon yang disadap saat ini mulai berkurang, jika sebelumnya setiap pohonnya bisa menghasilkan satu dua hingga tiga liter nira tetapi sekarang paling banyak menghasilkan satu liter,' kata Ende (39) seorang petani gula kelapa, asal Dusun Bojongkarekes Desa Babakan Kecamatan Pangandaran Kabupaten Pangandaran Jawa Barat.

Ende juga  mengeluh. Karena harga jual gula merah hasil olahan dari nira kelapa yang diproduksinya mengalami penurunan, yang sebelumnya Rp 10.000 per Kg menjadi Rp 9.000 per Kg.

"Penurunan harga jual itu mengakibatkan hasil yang diperoleh menjadi tidak sebanding dengan biaya produksi. Proses pembuatan gula merah asal nira kelapa ini cukup lama hingga memakan waktu satu hari. Selain itu, juga butuh bahan bakar kayu yang banyak," ungkapnya kepada seputarjabar.com, Minggu (22/08).

Ayah beranak tiga itu mengungkapkan, turunnya harga penjualan gula merah di tingkat petani tersebut telah mengakibatkan keresahan. "Hasilnya tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup dan biaya anak sekolah," ucapnya.

Menurut Ende, akibat turunnya harga jual gula merah tersebut, dia bersama petani gula kelapa lainnya kewalahan membiayai kebutuhan keluarga. (iwn)

«
Posting Lebih Baru
»
Posting Lama

Tidak ada komentar: