» » » » Festival Budaya 51.900 Warga Purwakarta Turun Ke Jalan


SJO PURWAKARTA - Ribuan peserta Sarung Iket (SAKET) dan Topeng, yang di sertai Tarian Goyang Sate Maranggi Khas Purwakarta, sambil membawa Hihid (kipas) yang terbuat dari anyaman bambu. "Salah satu aikon dari rangkaian acara Festival Budaya, dalam rangka Hari Jadi Kota Purwakarta Ke-184 dan Kabupaten Purwakarta Ke-47, sehingga memecahkan Rekor Museum Record Indonesia (MURI) Sabtu (15/8).

Pawai SAKET tersebut, diikuti sebanyak 51900 Lebih peserta, dari berbagai kalangan diantaranya, Para Pelajar, Guru-guru, Perangkat RT, RW, Desa, Kelurahan, Kecamatan dan Pegawai Negri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purwakarta.    

"Guna memeriahkan salah satu rangkaian acara festival budaya, dalam rangka hari jadi Kota Purwakarta ke-184 dan kabupaten Purwakarta ke-47."

Selain ribuan peserta SAKET, juga, dimeriahkan oleh sejumlah pentas seni budaya dan dongdang yang membawa hasil bumi, dari mulai pertigaan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Purwakarta, melalui Jalan Jend.Sudirman hingga finis di panggung utama Gedung Kembar Jalan K.K.Singawinata.

"Sehingga Puluhan Ribu masyarakat pun tumpah ruah, menyaksikan festival budaya yang di gelar setiap tahun."

Rangkaian festival budaya ini akhirnya, diakhiri dengan pemberian piagam penghargaan dari, Perwakilan Museum Record Indonesia (MURI), dengan kategori Pemprakarsa 51900 Ribu lebih Pemakai Saket, Topeng, dan Hihid sambil menari lagu Sate Maranggi Khas Kabupaten Purwakarta.

Insiden : Komar Preman Pensiun Terjatuh Dari Sisingaan.

Namun, di tengah-tengah rangkaian acara ini, terjadi insiden, seorang Bintang Sinetron Preman Pensiun yang menjadi bintang tamu dalam festival budaya memperingati hari jadi Purwakarta, yaitu Kang Komar yang terkenal dengan Bebep, terjatuh saat menaiki kesenian sisingaan.

"Akibat dari para pemain Kesenian Sisingaan, yang tidak profesional, tidak kuat menahan beban berat badan Komar, hingga Komar terjatuh.

"Insiden tersebut, tidak mengalami luka serius, terhadap Komar." Jelas, Dedi Mulyadi, Bupati Purwakarta.(DeR)


«
Posting Lebih Baru
»
Posting Lama

Tidak ada komentar: