» » » Deddy Mizwar: Hak & Kewajiban Asasi Manusia Harus Seimbang

SJO, BANDUNG - Dalam sambutannya pada acara Grand Final Lomba Cerdas Cermat Hak Asasi Manusia di Balai Asri Pusdai, Jl. Diponegoro No. 63, Kota Bandung, Rabu (5/8), Wakil Gubernur Jawa Barat mengemukakan bahwa Hak Asasi Manusia tidak hanya harus berbicara mengenai hak, namun masyarakat juga harus sadar dengan kewajibannya.

"Jadi kalau kita bicara hak, akan menyatu juga kewajiban, jadi memang harus balance,” ungkap Wagub.

“Hak Asasi Manusia merupakan hak dasar yang secara kodrati melekat pada diri setiap manusia, bersifat universal. Maka dari itu, Hak Asasi Manusia harus dihormati, dimajukan, dipenuhi, dilindungi, dan ditegakan,” tambah Wagub.

Untuk itu, Wagub pun berharap lomba Cerdas Cermat HAM tersebut dapat menambah pengetahuan masyarakat dibidang HAM serta mengimplemetasikannya dalam kehidupan sehari-hari, sehingga masyarakat dapat lebih paham serta bisa merubah stigma negatif tentang hak asasi.

Sementara itu, Dirjen Hak Asasi Manusia Kementerian Hukum & HAM RI Mualimin Abdi berharap, kegiatan tersebut akan menjadi pilot project dan diikuti daerah lainnya di Indonesia. Ia pun ingin peserta tidak hanya menguasai pengetahuan HAM, namun dapat menjadi agen perubahan di masyarakat usai lomba.

“Ini merupakan kegiatan yang pertama kali di Indonesia yang dilakukan secara melibatkan masyarakat. Tentunya yang kami harapkan, kami selaku yang mewakili Kementerian Hukum dan Asasi Manusia selaku Direktur Jendral Hak Asasi Manusia, tentunya memang berkepentingan untuk bagaimana melihat kegiatan ini sebagai yang sangat baik,” tutur Mualimin.

Mualimin pun menambahkan, menurutnya masyarakat harus mempunyai kecerdasan dibidang HAM agar tidak sewenang-wenang mengatasnamakan HAM. Untuk itu, kita dapat mengerti serta menghormati hak orang lain.

Lomba ini diikuti 5 tim yang berasal dari 4 wilayah, yaitu: Wilayah 1 Bogor yang diwakili Kota Sukabumi, Wilayah 2 Purwakarta oleh Kabupaten Karawang, Wilayah 3 Cirebon oleh Kota Cirebon, serta Wilayah Priangan Barat dan Timur yang masing-masing diwakili Kabupaten Bandung Barat dan Kabupaten Garut.

1 tim terdiri dari 3 orang, yang merupakan masyarakat umum. Mereka akan dinilai langsung oleh tim penilai, yang berasal dari Paguyuban HAM Unpad.

Beberapa materi yang dilombakan diantaranya mengenai Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika, UU No. 26 Tahun 2000 tentang Pengadilan HAM, UU No. 23 Tahun 2002 tentang perlindungan HAM, UU No. 40 Tahun 2008 tentang Penghapusan Ras dan Etnis, Piagam PBB, serta pengetahuan umum.

Pada kesempatan ini, hadir pula Asisten Daerah Hukum & HAM Setda Provinsi Jabar, Direktur Penguatan HAM Kementerian Hukum & HAM RI, Perwakilan Kanwil Kementerian Hukum & HAM RI Jawa Barat, Kepala Biro Hukum & HAM Setda Provinsi Jawa Barat, serta Bupati/Walikota atau Perwakilan peserta Grand Final Cerdas Cermat HAM Jabar.(rls)

«
Posting Lebih Baru
»
Posting Lama

Tidak ada komentar: