» » Per 1 Juli 2015 Setiap Pekerja Wajib Jadi Peserta BPJS Ketenagakerjaan

SJO CILACAP -Menteri Tenaga Kerja (Menaker) Hanif Dakhiri  mengatakan mulai 1 Juli 2015 seluruh pekerja wajib menjadi peserta jaminan sosial ketenagakerjaan.“Pekerja buruh dan pengusaha harus secara sinergi membantu mensukseskan penyelenggaraan program jaminan sosial ketenagakerjaan ini,” kata Hanif. saat menyampaikan laporan dalam acara peresmikan operasional penuh Badan Penyelenggara Jaminanan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan oleh Presiden Jokowi, di Kawasan Wisata Teluk Penyu Cilacap, Jawa Tengah, Selasa (30/6).

Menurut Menaker, BPJS Ketenagakerjaan memiliki 4 (empat) program, yaitu Jaminan Hari Tua, Jaminan Kecelakaan Kerja, Jaminan Kematian, dan Jaminan Pensiun yang diperuntukan kepada pekerja penerima upah maupun pekerja bukan penerima upah.

Pada acara yang sama Dirut BPJS Ketenagakerjaan Elvyn G. Masassya mengatakan, bersamaan dengan operasional penuh BPJS Ketenagakerjaan itu pihaknya juga melakukan peningkatan manfaat pada program, diantaranya peningkatan manfaat pada Jaminan Kematian, yang sebelumnya mendapat santunan Rp 21 juta bertambah menjadi Rp 24 juta.

“Pada Jaminan Kecelakaan Kerja, peningkatan manfaat pada biaya pengobatan dan perawatan di rumah sakit yang sebelumnya maksimal Rp 20 juta, menjadi pengobatan dan perawatan sampai sembuh,” terang Elvyn.

Selain itu, jika terjadi cacat sebagian permanen, pekerja juga akan mendapatkan pelatihan khusus agar tetap bisa kembali bekerja melalui penyempurnaan manfaat Jaminan Kecelakaan Kerja- Return To Work (JKK-RTW), disamping santunan cacat yang diterima. Dengan demikian, diharapkan pekerja tetap bisa mendapatlan penghasilan dengan keahlian lain hasil dari pelatihan.

Peresmian operasional penuh BPJS Ketenagakerjaan itu ditandai dengan penekanan tombol sirene oleh Presiden Jokowi didampingi oleh Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Puan Maharani, Menteri Tenaga Kerja (Menaker) Hanif Dakhiri, Wakil Gubernur Jawa Tengah Heru Sujatmoko, dan Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Elvyn G. Masassya.(tim)

«
Posting Lebih Baru
»
Posting Lama

Tidak ada komentar: