» » » Pemkab Keluarkan Kebijakan Mematikan Televisi Sebelum Magrib Tiba


SJO PURWAKARTA - Purwakarta. Akibat budaya mengaji menurun, Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi, keluarkan kebijakan Magrib tanpa televisi.

Karena Rentanwaktu antara Maghrib sampai Isya, seluruh warga Purwakarta khususnya umat muslim dilarang menyalakan televisi.

"supaya anak-anak bisa menggiatkan lagi mengaji selepas Maghrib,” ujar. Dedi, Minggu (6/7)
Saat ini kebiasaan anak-anak mengaji sudah menurun drastis. Karena kondisi itu, disebabkan oleh siaran televisi yang kurang mendidik.

"Tayangan televisi ini, sangat tidak baik untuk anak-anak". Tegasnya.

Dedi berharap anak-anak di usia sekolah gemar lagi mengaji,sehingga peran orang tua pun sangat penting dalam hal ini. Ungkapnya.

“Karena kubijakan ini, bisa menjadi Peraturan Bupati (Perbub) ataupun Peraturan Daerah (Perda)".
Mengingat, kebijakan ini sangat penting. Terutama, dalam mendorong minat anak-anak untuk gemar mengaji”. Pungkasnya. (DeR)

«
Posting Lebih Baru
»
Posting Lama

Tidak ada komentar: