» » » » » Terminal Cikampek Menjadi Kumuh Akibat Tumpukan Sampah

SJO KARAWANG-Sampah yang menumpuk dan menggunung hingga meluber ke jalan membuat kondisi terminal Cikampek Kabupaten Karawang menjadi kumuh dan bau. Sampah yang berasal dari pasar dan warga sekitar ini menimbulkan bau tidak sedap. Rizki (36) salah seorang penumpang mengaku prihatin adanya sampah yang menumpuk di samping terminal. Lokasi sampah dengan terminal hanya berjarak 3 meter, sehingga keberadaan sampah ini menjadi pemandangan yang tidak enak.

“Saya mengharap agar pemerintah daerah Kabupaten Karawang melalui dinas terkait, benar-benar memberdayakan SDM yang ada guna menangani masalah sampah yang ada diterminal,”katanya kepada SJO (26/6)

Sedangkan Kepala UPTD Pasar Cikampek Wilayah II Banjar Sulismantoro ini mengatakan permasalahan mengenai sampah sebenarnya sudah jauh-jauh hari diperhatikan. Kendala yang dihadapi saat ini yakni mengenai minimnya sarana prasana dan jumlah petugas kebersihan.

 “Mestinya, kantong-kantong bak sampah yang ada disepanjang terminal dengan pasar harus ditambahi. Selain itu, petugas kebersihan juga kurang. Hanya beberapa orang pekerja yang mengangkut sampah, itu saja tenaga harian lepas sebanyak 4 orang,” ungkapnya

Dia menambahkan, armada pengangkut sampah yang ada di kecamatan Cikampek hanya 2 dua unit dan digunakan mengangkut sampah sehari satu kali. Dibanding dengan volume tumpukan sampah dengan waktu yang digunakan untuk mengangkut sampah lebih cepat tumpukan sampah.

“Sedangkan jumlah petugas dari dinas kebersihan kebanyakan sudah lanjut usia. Rata-rata mereka berusia 50 an keatas. Bukan hanya itu saja, keterbatasan personil termasuk menjadi kendala dalam menanganinya, dengan kendaraan 2 unit sepertinya masih kurang di banding dengan volume sampah yang banyak itu”terangnya

Terpisah, Camat Cikampek Asep Supriyadi membenarkan keterbatasan jumlah petugas yang ada serta sarana prasarana pendukung seperti bak kantong sampah masih banyak yang kurang. Sehingga banyak sampah yang tidak terangkut.

“Sebenarnya penanganan masalah sampah yang ada dikawasan terminal Cikampek, setiap hari sudah ada petugas yang menanganinya. Sampah-sampah itu diangkut dan dibawa ke TPA Jalupang,”katanya.

Dia menambahkan, menangani masalah sampah tidak lepas dari tujuan menata kawasan menjadi lebih baik. Tata kelola daerah menjadi kewenangan masyarakat dan pemerintah. Akan tetapi jika perhatian dari dinas terkait tidak ada dukungan, maka usaha yang dilakukan lingkungan sekitar sama saja percuma.

Alat pendukung seperti armada pengangku sampah, kata Asep, menjadi program prioritas yang akan digunakan untuk menangani masalah sampah. Itu pun sudah ditempuh dan berkoordinasi dengan instansi terkait.

“Sesuai rapat koordinasi antar masyarakat, kami sudah mengusulkan kepada dinas instasi terkait agar ada penambahan sarpras pendukung untuk menegelola sampah. Informasi yang saya dapat akan dianggarkan pada tahun 2015 mendatang,”pungkasnya (Sty)

«
Posting Lebih Baru
»
Posting Lama

Tidak ada komentar: