» » » » » Rugikan Negara 1,95 Miliar, Kejati Jabar Sita Aset di Indramayu MilikTersangka KUR BNI

Foto : Google.

SJO Bandung – Tim Penyidik Kejati Jawa Barat berjumlah 4 orang dipimpin Ramdhanu Dwiyantoro SH MH melakukan penyegelan dan penyitaan atas 6 Persil tanah yang dimiliki oleh diduga Tersangka HDS yang terlibat perbuatan Tindak Pidana Korupsi berupa Kredit Usaha Rakyat (KUR) Tahun 2010 di PT. BNI SKC Bandung pada peternak sapi Grup Simpang Jaya Dua. Platform sebesar Rp. 25.000.000.000,- (Dua Puluh Lima Milyar) yang dikucurkan berpotensi kerugian Negara sebesar Rp. 1.950.000.000,- (Satu Milyar Sembilan Ratus Lima Puluh Juta Rupiah).

Sebanyak 6 Persil yang berhasil diamankan oleh Tim Asset Tracing Kejati Jabar berada di wilayah Indramayu.  1 (satu) bidang tanah berdasarkan Sertifikat Hak Milik No.14 Desa Karanglayung (dahulu Desa Patrol Kecamatan Sukra), 1 (satu) bidang tanah berdasarkan Sertifikat Hak Milik No.687  Desa Patrol Kecamatan Sukra tercatat atas nama HJ Nengsih dan 1 (satu) bidang tanah berdasarkan Sertifikat Hak Milik No. No.337 Desa Gabuskulon Kecamatan Gabuswetan tercatat atas nama Haji Didi Supriadi bin Mustofa. 1 (satu) bidang tanah berdasarkan Sertifikat Hak Milik No.517 Desa Gabuskulon Kec. Gabuswetan. 1 (satu) bidang tanah berdasarkan Sertifikat Hak Milik No.485 Desa Gabuskulon Kec. Gabuswetan tercatat atas nama Haji Supriadi dan 1 (satu) bidang tanah berdasarkan Sertifikat Hak Milik No.485  Desa Gabuskulon Kec. Gabuswetan tercatat atas nama Haji Supriyadi bin Mustofa. yang dikeluarkan oleh Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Indramayu.

Untuk mencegah dipindahtangankannya aset milik tersangka tersebut, Tim Penyidik berkoordinasi dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Indramayu untuk memblokir sertifikat-sertifikat tanah yang berhasil ditemukan oleh Tim Asset Tracing Kejati Jabar.

“Pihak Kejati Jabar selain memproses secara pidana dilakukannya penyegelan ini bertujuan untuk Asset Recovery atau mengembalikan kerugian keuangan negara yang telah ditimbulkan atau di akibatkan oleh perbuatan Tersangka, H. DS dan untuk mengoptimalisasikan  pengembalian keuangan negara penyidik Kejati Jabar melakukan tindakan penyegelan dan penyitaan terhadap aset-aset milik tersangka. Tim yang diketuai oleh Ramdhanu Dwiyantoro, SH.MH ini melakukan penyegelan tepat pada pukul 07.00 dan berakhir pada pukul. 15.00 Wib” Tulis Kasipenkum Kejati Jabar Suparman SH MH.(Don/Sc)

«
Posting Lebih Baru
»
Posting Lama

Tidak ada komentar: