» » Pangandaran Mesti Dipimpin Manusia

Oleh : Iwan Mulyadi, S.P *)

KABUPATEN  Pangandaran sebentar lagi akan mengadakan perhelatan akbar. Sebagai salah satu Daerah Otonomi Baru (DOB) inilah saatnya memiliki Bupati definitif. Ya benar, Kabupaten Pangandaran akan segera menggelar Pilkada Pertama, 9 Desember 2015 mendatang.

Baligho berbagai ukuran bergambar calon Bupati dan Wakil Bupati mulai bertebaran di seantero wilayah Kabupaten. Wajah para calon terlihat sumringah dan menebar senyum, lengkap dengan berbagai slogan dan propaganda agar rakyat Pangandaran tanpa ragu memilih mereka.

Lalu kita masyarakat Kabupaten Pangandaran sebagai pemilih di Pilkada nanti, akan memilih siapa ya? Kepada calon mana kepercayaan dan harapan kita akan kita sandarkan?

Jujur kadang kita dihantui berbagai fakta yang membuat pasimis pada para calon kepala daerah yang akan kita pilih. Berbagai media massa, baik cetak maupun elektronik begitu sering memberikan informasi bahwa sebagian besar kepala daerah pada perjalanan pemerintahan setelah terpilih, kebanyakan tersandung berbagai kasus yang berujung penjara.

Wah, susah juga ya mencari pemimpin yang sesuai harapan kita! Padahal sebelum mereka bekerja sebagai pemimpin usai terpilih mereka disumpah lho! Sumpahnya juga bukan main main,  kepada Tuhan! Sementara konsekuensi saat sumpah mereka dilanggar juga sudah jelas, di dunia dapat penjara dan diakhirat dapat Neraka!

Atas persoalan tersebut kelakar teman saya sepertinya perlu disimak, namun jangan terlalu dipercaya.

Menurutnya persyaratan saat para pemimpin mencalonkan diri terlalu ribet dan kurang tepat. “Persyaratan dari panitia penyelenggara terlalu normatif dan terbukti selama ini tidak dapat menyaring para pemimpin yang baik”katanya sok politis.

“Mestinya syarat yang diajukan bagi para calon pemimpin sederhana saja dan tidak banyak! Yang penting dia adalah MANUSIA!,”ujarnya, sok Filosofis.

Sebab lanjutnya, Manusia adalah makhluk yang paling mulia dan sempurna (baik fisik maupun ahlak) diantara seluruh makhluk lain di dunia ini, demikian Allah SWT tegaskan dalam QS  Al-Israa ayat 70; “Dan sungguh, Kami telah memuliakan anak cucu Adam, dan Kami angkat mereka di darat dan di laut, dan Kami beri mereka rezeki dari yang baik-baik dan Kami lebihkan mereka di atas banyak makhluk yang Kami ciptakan dengan kelebihan yang sempurna.”

“Maka artinya, jika ada pemimpin yang mengkhianati amanah rakyat, mengingkari sumpah jabatan, melakukan tindak kejahatan korupsi dan seterusnya. Maka sudah dapat dipastikan dia BUKAN MANUSIA!”tegasnya.

*) Penulis adalah Jurnalis Seputar Jabar Online, tinggal di Kabupaten Pangandaran.

«
Posting Lebih Baru
»
Posting Lama

Tidak ada komentar: