» » » Mencintai Indonesia

Oleh : Letkol Inf Eko Ismadi*)

1. MENCINTAI BAHASA INDONESIA.
Suatu ketika dalam suatu kesempatan seminar kebangsaan yang pernah saya hadiri, hadiri pula masa asli Australia yang hadiri dalam acara tersebut., rasa gelisah muncul mengenai nasib bahasa asli di negaranya.Kemudian membandingkan dengan pemakaian bahasa Indonesia yang dianggap lebih mendapat pengharagaan di negaranya dari pada bahasa asli negaranya sendiri.

a. Bahasa adalah Identitas dan kekuatan bangsa bahasa adalah identitas bangsa dan kekuatan bangsan dapat diukur dari penghargaan dari penduduknya terhadap bahasa nasionalnya. Dunia mengenal Prancis yang sangat fanatic dengan bahasa nasionalanya, rakyat Prancis juga tidak ter tarik dengan untuk mempelajari bahasa lain seperti bahasa lain seperti bahasa Inggris, Prancis, Jerman dan Spanyol. Mereka menyadari sepenuhnya akan hal itu.

b. Bahasa adalah pemersatu bangsa. Ada suatu peristiwa di dalam kitab agama. Ada sebuah bangsa Inggris membangun sebuah menara pencakar langit Tuhan tidak berkenan dengan hal itu. Tidak menggagal rencana itu tidak dengan menghancurkan bangunannya tetapi mengacaukan bahasanya, akibatnya tidak dapat berkomunikasi satu dengan yang lain, gagal pembangunan menara pencakar langit tersebut.

2. MENGUCAPKAN YANG BAIK UNTUK INDONESIA
Ada banyak orang secara tidak sadar menhancurkan bangsanya lewat perkataan. Yang diucapkan adalah kitab, umpatan dan ceramah begitu mudah meluncur dalam menanggapi berbagai persoalan yang terjadi di Indonesia, sebagai orang yang beriman dan bertakwa apa yang harus dilakukan.

a. Sadari kita harus menjaga perkataan yang baik setiap perkataan yang negative akan menimbulkan akaibat yang negative pula, sebaliknya perkataan yang baik juga akan menimbulkan akibat yang baik pula. Ada penambahan dari satu sumber air tidak akan bisa menghasilkan 2 macam air yaitu air tawar dan air asin. Untuk itu janganlah kita memuja Tuhan tetepi juga mengutuk bangsa sendiri.

b. Memelihara hati, karena apa yang diucapkan itu berasal dari hati. Baik hati damai maka perkataan yang keluar dari mulut juga akan menimbulkan kedamaian hati yang guna akan menimbulkan emosi, emosi akan mengeluarkan perkataan yang menyakitkan dan menimbulkan permusuhan.

4. BERHENTI MENCELA INDONESIA
Tentulah kita sebagai bangsa tidak ingin kondisi ini berlangsung lama,itu muncul selalu ada di media masa, yang harus dilakukan adalah :

a. Jangan menambah celaan itu lagi terhdap Indonesia lagi. Tetapi ucapkanlah berkat dan doa lebih baik daripada mencela.

b. Ubah cela menjadai pujian.

5. BERDOA UNTUK INDONESIA atau PRAY FOR INDONESIA

Kalimat pendek ini muncul Oktober 2010 lalu, ketika berbagai bencana melanda Indonesia, demikian dari Banjir Banda Wassior, Tsunami di mentawai dan erusi merapi di Yogyakarta, sebuah ungkapan yang sehatusnya bukan hanya sekedar ungkapan, tetapi menjadi sebuah aksi nyata.

a. Pentingnya doa. Sejarah mencakup ada sebuah negara yang dapat bangkit dari kesulitan karena dibantu oleh Tuhan berkat doa bangsanya.
b. Kekuatan doa. Doa orang benar bila yakin di doakan besar kuasanya, tidak ada perbuatan yang spesifik yang dapat dilakukan, yang kita tahu adalah Tuhan itu baik dan tidak pernah mencoba diluar batas kemampuan.

*) Penulis adalah pengamat Sejarah

«
Posting Lebih Baru
»
Posting Lama

Tidak ada komentar: