» » » » » Pemkab Purwakarta Bakal Gugat, Jika Jasa Marga Keukeh Sebut Cikapali


SJO Purwakarta - Pemkab Purwakarta akan mendesak pihak Jasa Marga pusat untuk mengukuhkan sebutan tol baru trans Jawa dengan nama Cikopo-Palimanan (CIPALI). Pasalnya, keberadaan jalur bebas hambatan baru itu berada di wilayah Cikopo, Kabupaten Purwakarta.

"Karena Tol ini berada di wilayah kami. Jadi, namanya jangan Cikampek-Palimanan (CIKAPALI). Tapi, Cikopo-Palimanan," ujar Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi kepada Seputarjabar.com, Rabu (3/6).

Untuk itu, sebut Dedi, pihaknya meminta sebutan untuk Tol itu diubah dari Cikapali menjadi Cipali. Dan pengukuhan nama itu harus dilakukan sebelum peresmian inftastruktur tersebut.

"Titik awal tol baru ini berada di Desa Cikopo, bukan di Cikampek. Jadi kami minta pengukuhan nama sebelum peresmian,". Ungkapnya.

Dedi mengaku, selama bertahun-tahun pun sudah terjadi kekeliruan. Masyarakat, lebih mengenal Tol Jakarta-Cikampek. Padahal, titik keluar Jakarta menuju pantura itu, berada di Cikopo Purwakarta.

Dedi berharap, kekeliruan tentang sebutan nama jalur tol ini tidak dibiarkan berlarut-larut. Makanya, pihaknya mendesak supaya nama jalur tol baru menuju Palimanan, Cirebon diganti menjadi Cikopo-Palimanan.

"Hentikan kesalahan dan kekeliruan dalam penyebutan infrastruktur ini. Karena, Cikopo dan Cikampek itu wilayah yang berbeda," tegasnya.

Jika pihak terkait masih keukeuh menggunakan sebutan tol tersebut dengan Cikampek-Palimanan, Dedi mengancam, akan melayangkan protes keras. Yakni, dengan mengajukan gugatan ke pengadilan.

"Kami serius. Kalau tol itu tidak menggunakan nama Cikopo, kami akan melayangkan gugatan" pungkasnya. (DeR)

«
Posting Lebih Baru
»
Posting Lama

Tidak ada komentar: