» » Kabupaten Bandung Raih Juara Umum HKP Ke-43 Tingkat Jawa Barat

SJO, BANDUNGKAB-Kabupaten Bandung akhirnya berhasil meraih juara umum lomba keterampilan pada peringatan Hari Krida Pertanian (HKP) ke 43 Tingkat Jawa Barat Tahun 2015 yang dipusatkan di seputar Gedong Budaya Sabilulungan (GBS)-Soreang, mulai 10-12 Juni 2015. Trophi juara umum diterima langsung Sekretaris Daerah Kab. Bandung Ir. H. Sofian Nataprawira, MP dari Staf Ahli Gubernur Jawa Barat, Diki Sahroni sekaligus menutup secara resmi kegiatan HKP ke 43.

Lomba keterampilan pertanian yang diselenggarakan dalam HKP kali ini, berupa bongkar pasang mesin traktor, ngukuy belut, ngagogo lauk, menaksir bobot domba, lomba kupas kentang dan kelapa, okulasi, asah terampil, merangkai bunga dan buah-buahan disamping lomba stand pameran.

Dalam perlombaan tersebut, Kabupaten Bandung berhasil meraih juara I pada lomba menaksir bobot domba, juara II lomba bongkar pasang traktor, juara II lomba stand, juara III lomba asah terampil, juara II penaksiran jenis kelamin unggas dan juara III pada lomba kupas kentang dan kelapa.

Mewakili Gubernur Jabar, saya mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Bandung yang telah menyelenggarakan kegiatan HKP dengan aman dan lancar, sekaligus mengucapkan selamat atas diraihnya juara umum HKP dan pemecahan rekor muri pembuatan makanan lotek yang mencapai lebih dari dua puluh ribu bungkus, kata Diki Sahroni.

Sementara Bupati Bandung H. Dadang Mochamad Naser, SH, M.Ip dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan  Sekretaris Daerah Ir. H. Sofian Nataprawira, MP menegaskan, untuk mewujudkan kesejahteraan petani dan pembangunan pertanian berkelanjutan, dibutuhkan semangat “Sabilulungan”, antara pemerintah, masyarakat petani dan pihak swasta.

Dadang Naser berharap melalui peringatan HKP, bisa lebih memperkuat komitmen bersama dalam menyukseskan pembangunan pertanian. Mulai  peningkatan diversifikasi pangan, peningkatan nilai tambah, daya saing dan ekspor serta peningkatan kesejahteraan petani di Jawa Barat.

Dalam HKP kali ini, muncul pula kesepakatan bersama untuk mengendalikan alih fungsi lahan pertanian yang kerap terjadi diseluruh daerah di Jawa Barat. Pengendalian alih fungsi ini, perlu segera dilakukan untuk mendukung peningkatan produksi pertanian di Jawa Barat.(*)

«
Posting Lebih Baru
»
Posting Lama

Tidak ada komentar: