» » » » Hamil Luar Nikah Dominasi Dispensasi Perkawinan di Ciamis

SJO CIAMIS - Sungguh ironis memang hamil luar nikah di Kabupaten Ciamis tahun 2015 sangat tinggi. Sampai awal bulan Juni 2015 terdapat 50 pengajuan dispensasi perkawinan. Artinya, apabila dirata-ratakan ada 10 remaja di bawah umur tiap bulannya yang melangsungkan pernikahan.

“Sejak Januari sampai bulan Juni ini Pengadilan Agama Ciamis sudah menerima 50 lebih dispensasi kawin. Sebagian sudah diputus sidang, diizinkan. Setiap tahunnya merata, tidak ada lonjakan angka yang tinggi,” ujar Kepala bagian Humas Pengadilan Agama Ciamis Syarif Hidayat kepada Seputarjabar.com, Rabu (24/06).

Syarif melanjutkan, dari 50 daftar dispensasi perkawinan, alasan pengajuan pasangan atau perempuan yang mengajukan, kebanyakan remaja yang mengalami kecelakaan atau hamil di luar nikah.

“Terbanyak karena hamil di luar nikah pasangan di bawah umur ataupun perempuannya, selanjutnya perempuan yang belum sampai 19 tahun sudah ingin menikah, dan ada terakhir yang sudah ingin menikah sunat,” jelas Syarif.

Syarif menghawatirkan keadaan ini, dari 2178 perkara perceraian yang sedang ditangani Pengadilan Agama Ciamis pengaju didominasi oleh pasangan yang usia perkawinannya masih muda.

“Memang jika belum cukup umur sudah melangsungkan perkawinan sangat beresiko pada masa depan remaja hingga berakibat perceraian,” kata Syarif.

Lanjut Syarif, “Data perceraian menunjukkan, didominasi oleh pasangan yang usia perkawinannya 1- 5 tahun,” Terangnya.

Sesuai dengan Undang-undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang perkawinan, usia minimal laki-laki 19 tahun, sedangkan untuk perempuan 16 tahun. Maka dari itu, jika umurnya kurang dari peraturan tersebut harus meminta dispensasi dari pengadilan agama.

“Majelis Hakim akan meneliti dan mempertimbangkan alasan-alasan yang mereka ajukan. Dilihat juga dari segi fisiknya, kejiwaannya, dan lain-lainnya. Jika memang memenuhi unsur pengadilan agama akan mengabulkan permohonan dispensasi nikahnya,” pungkas Syarif. (and/jpr)


«
Posting Lebih Baru
»
Posting Lama

Tidak ada komentar: