» » » » Garnisun Bakal Tangkap Masyarakat Yang Gaya-Gayaan Berplat TNI


Foto : Kasgartap II/Bandung Marsma TNI Suparmono. Masyarakat Sipil Tidak dibenarkan Menggunakan Plat Nomor TNI.(Gn/Dn)

SJO Bandung - Adanya keluhan masyarakat atas penggunaan Plat nomor TNI untuk gaya-gayaan oleh sipil, ditanggapi serius Kasgartap II/Bandung-Cimahi, Marsma TNI Suparmono.

Dikatakan Suparmono, ada prosedur resmi yang harus ditempuh dan yang bisa menggunakan Plat TNI, hanya pejabat VIP atau VVIP dan diketahui Markas Besar (Mabes) TNI Cilangkap. Ketika ditanyakan dugaan penggunaan Plat Nomor TNI oleh masyarakat sipil untuk sekedar gaya-gayaan. Kasgar tidak membenarkan hal tersebut.

"Penggunaan plat nomor TNI oleh sipil, adalah tidak benar. Kalau menggunakan plat TNI maka Sim nya TNI. Ada memang penggunaannya, plat TNI, adalah pejabat yang sedang bertugas dan diketahui Mabes TNI dan tercatat, diperbaharui setiap 1 tahun sekali setiap Januari" Kata
Kasgartap II/Bandung Marsma TNI Suparmono saat menghubungi SJO via seluler, Selasa (2/6) sore.

Pihaknya juga menyangsikan adanya masyarakat sipil menggunakan plat nomor TNI, bisa jadi Aspal tidak sesuai ketentuan resmi.

"Bisa jadi itu plat palsu bikin sendiri, Nah bilamana diluar itu (Ketentuan resmi-Red) kita tangkap dan kita tertibkan" Tegas Kasgartap II/Bandung.

Operasi Penegakan Ketertiban Prajurit TNI Digelar Rutin dan Menyasar Atribut TNI yang Digunakan Sipil

Penertiban disiplin prajurit TNI di wilayah Bandung - Cimahi juga gencar dilakukan Komando Garnisun Tetap (Kogartap) II/Bandung. Gaktib juga menyasar masyarakat umum yang menggunakan atribut TNI serta anggota yang berada di luar markas saat jam dinas.

"Garnisun secara rutin melaksanakan penertiban secara terpadu, di BIP (Mall) kita melakukan penertiban dan mendapati beberapa masyarakat umum dengan atribut TNI, lalu kita lucuti" Jelasnya.

Gaktib sendiri digelar secara rutin tiap minggunya. Walau dijual secara bebas diluar, seperti ; baju, kaos, sepatu. Namun, pihaknya belum menemukan adanya penyalahgunaan tersebut.

"Belum ada temuan terkait penyalahgunaan tersebut" Pungkasnya.(Don/Sc)

«
Posting Lebih Baru
»
Posting Lama

Tidak ada komentar: